Putri Candrawathi atau PC merupakan cinta pertama Irjen Ferdy Sambo. Keduanya berpacaran sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun saat Sekolah Menengah Atas (SMA) Ferdy Sambo sempat putus dengan Putri Candrawati dan pacaran dengan perempuan lain.
Kisah cinta masa lalu tersangka otak pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J tersebut diungkapkan Agussalim, sahabat lama Irjen Ferdy Sambo.
Agussalim turut buka suara terkait kasus hukum yang membelit teman sejak SMA-nya itu. Agussalim juga menyinggung soal Ferdy Sambo dirumorkan dengan seorang oknum Polwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sebenarnya ada satu yang ingin saya ceritakan ya soal Ferdy Sambo. Karena dia beredar di publik bahwa ada perselingkuhan dengan (menyebut nama Polwan)," kata Agussalim kepada detikSulsel, Kamis (11/8/2022).
"Lalu saya sampaikan bahwa Ferdy ini orangnya tipenya setia. Istrinya yang sekarang ini, Putri, itu adalah cinta pertamanya dari SMP," sambungnya.
Agussalim mengatakan Ferdy Sambo sempat putus dengan Putri Candrawathi saat keduanya sama-sama tamat SMP. Sewaktu SMA, Ferdy Sambo sempat berpacaran dengan wanita lain.
"Dan di SMA tuh saya tahu juga dia punya pacar juga cuma satu. Jadi dia tidak pernah menduakan atau melirik-lirik," kata Agussalim.
Bagi Agussalim, sahabat lamanya itu seorang yang cenderung senang dengan satu pasangan saja dan akan terus menjaganya.
"Dia kalau sudah satu, sudah kenal sama perempuan sudah suka ya sudah itu saja," sambung Agussalim.
Agussalim mengatakan dirinya masih kerap berkomunikasi dengan Ferdy Sambo sebelum adanya kasus Yoshua.
"Saya tahu persis Ferdy seperti apa. Bukan hanya temen sekelas, temen curhat juga. Kami sama-sama di SMA kelas 1 kemudian di Akabri pun sama-sama. Kami 6 bulan di Candradimuka. Bagaimana kita berjuang bersama," kenangnya.
"Dia di Akpol saya di Angkatan Udara waktu itu. Saya di Jogja dia di Semarang. Kita tetap berkomunikasi. Karena kami sahabatan. Sebagai teman saya enggak percaya (soal pembunuhan)," katanya.
Namun dia mengakui Ferdy Sambo merupakan sosok yang tegas.
"Kemudian, Ferdy itu orangnya tegas. Kalau dia melakukan sesuatu itu, apalagi seperti dituduhkan pembunuhan itu, saya rasa pasti ada sesuatu kejadian yang dia harus melakukan itu sebagai seorang lelaki, sebagai seorang makassar. Kalaupun (pembunuhan) itu benar," katanya.
(bpa/bpa)