Keluarga Bharada E Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia

Tim detikSulsel - detikSumut
Rabu, 10 Agu 2022 16:58 WIB
Hasil autopsi ulang Brigadir J belum bisa diumumkan. Meskipun autopsi ulang dimulai hari ini, Rabu (27/7/2022), hasilnya baru diketahui beberapa pekan nanti.
Kaos bertuliskan #SAVEBRIGADIRJ (Foto: Istimewa)
Manado -

Bharada E alias Richard Eliezer ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Keluarga Bharada E pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Minta maaf kalau ada kesalahan dari Bharada. Kami keluarga memohon maaf sebesar-besarnya kepada institusi kepolisian, kepada kaum keluarga dan seluruh masyarakat Indonesia," tutur paman Bharada E, Roycke Pudihang di Manado dilansir dari detikSulsel Rabu (10/8/2022).

Secara khusus dia mewakili keluarga yang lain juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J. Dia pun ikut meminta maaf kepada keluarga almarhum Brigadir J.


"Kami juga mengungkapkan belasungkawa atas meninggalnya almarhum J," ungkapnya.

Menurut Roycke, keluarga Bharada E tertekan dan terpukul atas kejadian ini. Meski begitu kasus pembunuhan Brigadir J ini diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas perkara tersebut.

"Hanya berharap bapak Presiden, Menko Polhukam, Kapolri agar masalah ini dapat diselesaikan," imbuh Roycke.

Pihaknya menuturkan sejumlah pihak juga memberikan semangat agar keluarga Bharada E tetap tabah dan kuat menghadapi masalah tersebut.

"Kami keluarga memohon ampun sebesar besarnya kepada Tuhan atas masalah yang menimpa ini. Ketiga kami berterima kasih juga atas dukungan-dukungan selama ini, apa yang terbaik," ujarnya.

Surat Ortu Bharada E ke Jokowi Minta Anaknya Dilindungi

Orang tua Bharada E menyampaikan surat terbuka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepada kepala negara itu mereka memohon agar anaknya bisa dilindungi.

Selain ke Presiden Jokowi, surat itu juga ditujukan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menko Polhukam Mahfud Md. Surat itu diunggah Anastsya Lila, sepupu Bharada E ke media sosial.

"Iya Tasya yang unggah surat itu. Postingan yang tadi biar sampai ke Bapak Presiden, Kapolri sampai kepada pemerintah. Biar kakak saya dapat perlindungan," kata Anastsya dikutip dari detikSulsel Rabu (10/8/2022).

Tasya-sapaan akrabnya, menyebut surat itu ditulis tangan oleh kedua orang tua Bharada E yakni S Junus Lumiu dan Rynecke. A. Pudihang

"Dapat dari amanya Bharada. Pokoknya mamanya yang kirim," katanya.



Simak Video "Pengacara Bharada E: Belum Selesai Diperiksa Sudah Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)