Jambi

Pembinaan Disiplin Berujung Polisi Senior Aniaya Junior di Polres Bungo

Ferdi Almunanda - detikSumut
Senin, 08 Agu 2022 13:32 WIB
Ilustrasi Tingkatan Pangkat Polisi
Ilustrasi polisi. (Foto: Grandyos Zafna)
Bungo -

Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso angkat bicara soal dugaan penganiayaan bintara senior terhadap junior mereka di perumahan perwira, Pal 9 arah Bangko, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi. Wahyu menyebut dugaan penganiayaan itu terjadi saat pembinaan disiplin kepada bintara yang baru masuk.

"Benar terjadi pembinaan disiplin oleh bintara senior kepada bintara remaja, dan beberapa di antaranya menggunakan kekerasan dalam peristiwa tersebut," kata Wahyu Istanto kepada detikSumut, Senin (8/8/2022).

Dia menegaskan, tindakan kekerasan yang diberikan sebagai bentuk pembinaan disiplin itu seharusnya tidak dilakukan. Dia mengatakan setiap bentuk kekerasan tetap akan di proses.


"Polri seharusnya sudah menjauhi berbagai bentuk kekerasan dalam proses pembinaan. Yang pasti perbuatan ini tidak bisa dibiarkan," tegasnya.

Sejauh ini Bram belum bisa merinci siapa saja bintara senior pelaku penganiayaan. Begitu juga dengan bintara remaja yang diduga menjadi korban pemukulan.Namun sementara ini beberapa bintara senior yang diduga melakukan pemukulan itu kini sedang di proses Propam Polda Jambi dan Polres Bungo.

"Detail terkait siapa saja yg memukul, siapa saja yang dipukul, masih dalam pemeriksaan, untuk sementara semua yang diduga melakukan pemukulan sedang dalam proses pemeriksaan oleh tim Propam Polda dan Polres," terang Bram.

Bram bahkan sudah memanggil seluruh bintara remaja yang diduga dianiaya oleh bintara senior itu. Dari kejadian itu, Bram juga melihatkan beberapa foto bintara remaja yang sudah diperiksa kesehatannya itu.

Dari ari pemeriksaan itu, dia mengklaim tidak ada bintara junior yang alami gangguan kesehatan, hanya ada satu bintara yang alami bibir sedikit membengkak.

"Saya sudah cek kondisi bintara-bintara remaja tersebut, saat ini dapat saya katakan tidak ada gangguan kesehatan yang berarti dari bintara-bintara remaja tersebut. Bibirnya memang agak bengkak, karena peristiwa tersebut," sebut Bram.

Bram juga menegaskan bahwa bentuk tindakan disiplin dengan melakukan segala bentuk kekerasan tidak diperkenankan.

"Untuk diketahui, tindakan disiplin tidak diperkenankan menggunakan kekerasan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah senior bintara polisi di Polres Bungo diduga menganiaya bintara junior yang baru masuk.

Informasi yang dihimpun detikSumut, dugaan penganiayaan polisi senior kepada junior itu terjadi di perumahan perwira, Pal 9 arah Bangko, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi. Akibat penganiayaan itu, beberapa bintara junior mengalami luka.

Keluarga korban yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, akibat aksi penganiayaan itu, polisi junior yang dianiaya mengalami trauma, bahkan tak ingin dijumpai.

Polres Bungo pun turun tangan untuk mengusut dugaan penganiayaan itu.

"Saat ini sedang dalam proses pendalaman, kita akan cari tau siapa bintara senior tersebut, yang pasti akan kita tindak, keluarga kalau mau melapor silahkan, tanpa keluarga lapor pun kami akan tindak," kata Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso, Senin (8/8/2022).

Menurut Bram, jika benar ada dugaan penganiayaan yang dilakukan bintara polisi senior terhadap juniornya itu, maka dinilai perbuatan itu tidak bisa ditolerir.

"Yang jelas perbuatan ini tidak bisa ditolerir," ujar Bram.



Simak Video "Ratusan Pelaku Judi Online-Offline di Jambi Diringkus Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)