Anggota IPK dan Warga Medan yang Jadi Korban Pungli Berdamai

Goklas Wisely - detikSumut
Jumat, 05 Agu 2022 14:41 WIB
Kuitansi pungli dari IPK (Foto: Tangkapan layar)
Kuitansi pungli dari IPK (Foto: Istimewa)
Medan -

Polsek Medan Timur mengamankan Suhendri alias Doyok (37), anggota Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang viral karena melakukan pungutan liar kepada warga, dengan dalih uang keamanan. Doyok pun kemudian dipertemukan dengan warga yang menjadi korban pungli, kedua belah pihak bersepakat untuk damai.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Jefri Simamora mengatakan pihaknya mengamankan Doyok pada Kamis (4/8) malam. "Dia itu memang petugas keamanan di sekitar lokasi. Nah, semalam kita sudah mempertemukan kedua belah pihak terkait untuk menjelaskan duduk perkaranya. keduanya bersepakat untuk berdamai," kata Jefri saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (5/8/2022).

Anggota IPK dan warga yang jadi korban pungli berdamai.Anggota IPK dan warga yang jadi korban pungli berdamai. (Foto: Dok. Polsek Medan Timur)

Jefri menjelaskan karena kedua belah pihak berdamai, korban tidak membuat laporan atas peristiwa tersebut.


"Korban tidak ingin membuat laporan. Tapi dengan catatan si Doyok ini tidak mengulangi perbuatannya lagi. Jadi perkaranya soal uang pungutan liar," tambahnya.

Sementara itu, keluarga korban bernama Xmei yang dihubungi melalui akun Instagramnya juga telah membenarkan proses perdamaian terjadi.

"Untuk kasusnya sudah selesai. Pelaku sudah ditangkap oleh Polsek Medan Timur dan sudah damai," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, video seorang pria yang mengaku dari organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) diduga dari Ikatan Pemuda Karya (IPK) melakukan pungli, viral di media sosial. Pria itu meminta jatah uang bulanan.

Dilihat detikSumut Kamis (4/8/2022) awalnya video itu menampilkan dua kuitansi bertuliskan Rp 60 ribu tertanggal (3/8/2022) dan Rp 30 ribu pada (7/7/2022) dengan stempel basah IPK.

"IPK atau Ikatan Pemuda Karya suka meminta uang setiap bulan! Padahal tidak pernah membantu apapun di rumah kami," tulis narasi video itu.

Di video itu juga terlihat seorang wanita sedang berada di pintu pagar sedang cekcok dengan pria berbaju merah bercelana pendek. Terdengar wanita itu seperti melontarkan nada kesal terhadap pria tersebut. Sampai akhirnya wanita itu menutup pintu pagar dan pria tersebut pergi dari lokasi.

"Mama saya tidak mau ribut jadi membayar setiap bulan. Tapi pihak tersebut suka bilang belum bayar," tulis narasi video lainnya.



Simak Video "Hati-hati! Ada Komplotan Penipu Wanita di Aplikasi Kencan, Motor Dibawa Kabur"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)