Guru Ngaji di Tanah Datar Sumbar Ditangkap Cabuli 11 Anak di Bawah Umur

Sumatera Barat

Guru Ngaji di Tanah Datar Sumbar Ditangkap Cabuli 11 Anak di Bawah Umur

Jeka Kampai - detikSumut
Selasa, 26 Jul 2022 14:43 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan anak. (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Padang Panjang -

Satreskrim Polres Padang Panjang Sumatera Barat, menangkap seorang guru ngaji di Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aia Angek Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. ZH, guru ngaji berusia 58 tahun itu, diduga melakukan pencabulan terhadap 11 orang anak bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Padang Panjang Iptu Istiqlal mengatakan, pihaknya menangkap dan menahan tersangka setelah mendapat laporan dari orang tua salah satu korban.

"Salah satu keluarga korban melaporkan peristiwa yang dialami anaknya kepada petugas pada 19 Juli 2022. Dalam laporan awal, bukan hanya satu anak, tapi ada empat," kata Istiqlal dalam keterangan kepada detikSumut, Selasa (26/7/2022).


Menurut pelapor, sang anak mengadu mendapatkan perlakuan cabul oleh guru mengajinya. Pencabulan dilakukan dengan cara memegang bagian payudara dan bagian alat kelamin.

Tersangka ZH yang diamankan petugas mengakui perbuatannya. Aksi bejat tersangka yang merupakan pensiunan ASN itu sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir kepada korban yang berbeda di rumahnya yang sekaligus dijadikan sebagai tempat mengajar mengaji.

"Di samping korban beserta tiga orang temannya, pelaku ZH diketahui juga melakukan hal yang sama kepada 7 orang anak-anak lainnya yang data-data korban sudah ada pada kami. Jadi total ada 11 korban," kata Kasat Reskrim.

Tersangka kini mendekam di ruang tahanan Polres Padang Panjang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.



Simak Video "Guru Ngaji Asal Pangalengan Diciduk, Cabuli Murid dengan Beragam Modus"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)