Eks Mahasiswa USU Tipu Teman Satu Jurusan hingga Rp 1 M

Goklas Wisely - detikSumut
Rabu, 18 Mei 2022 17:24 WIB
Ilustrasi investasi bodong
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Medan -

16 orang eks mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) melaporkan teman satu jurusannya berinisial RIS saat masih aktif berkuliah ke polisi September 2021 lalu. Laporan itu terkait investasi bodong yang dilakukan oleh pelaku. Sayangnya sudah hampir setahun laporan itu belum menunjukkan perkembangan signifikan.

"Laporan di Polda Sumut itu dibuat atas nama korban Marsinta Goktua dengan nomor : STTLP/B/1486/IX/2021/SPKT/Polda Sumut pada 23 September 2021. Laporan itu mewakili 15 korban lainnya termasuk anak saya," ujar Sahat Silitonga, orangtua alumni USU kepada detikSumut, Rabu (18/5/2022).

Sahat menjelaskan kerugian anaknya dalam kasus investasi bodong ini mencapai Rp 122 juta. "Kalau total kerugian 16 mahasiswa mencapai Rp 1 miliar lebih. Jadi kalau sekarang para korban sudah tamat, pelaku juga," katanya.


Terkait kronologis kejadian, kata Sahat, awalnya RIS mengajak para korban untuk berinvestasi di usaha bernama Horas Investment (kini Subur Cooperation) pada Maret 2020.

Ia menjelaskan korban menjadi penitip dana lalu dalam beberapa waktu tertentu akan dikembalikan dengan jumlah berbeda. Akan tetapi, pada Maret 2021 RIS mengabarkan kepada para korban terjadi masalah sehingga pencairan pengembalian uang kepada investor mulai tidak tepat waktu.

"Sampai akhirnya Oktober 2021 RIS melarikan diri bahkan bersama keluarganya. Karena kami pernah cek tempat tinggalnya di Seribu Dolok, mereka sekeluarga sudah pindah entah kemana," ucapnya.

"Makanya ini kami berharap agar polisi untuk segera menangkap pelaku. Karena laporan tersebut belum jelas sampai saat ini penanganannya. Padahal para korban sudah membutuhkan uang," tutupnya.



Simak Video "Duh! Pemotor Asal Aceh Nyasar Masuk Tol Medan Gegara Google Maps"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)