Jelang Imlek, Pemkot Medan Buka Pasar Murah di 2 Lokasi

Jelang Imlek, Pemkot Medan Buka Pasar Murah di 2 Lokasi

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Senin, 09 Feb 2026 17:09 WIB
Jelang Imlek, Pemkot Medan Buka Pasar Murah di 2 Lokasi
Foto: Suasana pasar murah menyambut Imlek di Kecamatan Medan Area, Kota Medan. (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Medan -

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menggelar pasar murah menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Pasar murah ini dibuka selama lima hari, mulai 9 Februari hingga 13 Februari 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah mengatakan, pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang merayakan tahun baru Imlek.

"Pasar murah menyambut Imlek ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat Kota Medan khususnya saudara kami etnis Tionghoa dalam memenuhi ketersediaan barang, kebutuhan pokok dan barang-barang penting menjelang hari besar keagamaan nasional, serta sebagai upaya dalam pengendalian inflasi di Kota Medan," ujar Capah dalam keterangannya saat pembukaan Pasar Murah di Medan Area, Senin (9/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah dalam rangka menyambut Imlek ini digelar di dua lokasi. Yakni di Kecamatan Medan Deli dan Kecamatan Medan Area.

ADVERTISEMENT

"Pasar Murah menyambut tahun baru Imlek ini dilaksanakan di dua lokasi yaitu di Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli dan di Kelurahan Sei Rengas II Kecamatan Medan Area," jelasnya.

Ia berharap, warga yang berdomisili di kecamatan-kecamatan sekitarnya dapat berbelanja di pasar murah terdekat.

"Harapannya untuk saudara-saudara kami yang berada di Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan dapat berbelanja di Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli. Dan untuk saudara-saudara kami di Kecamatan Medan Kota, Medan Tembung dan sekitarnya dapat berbelanja di Kelurahan Sei Rengas II Kecamatan Medan Area," ucapnya.

Adapun subsidi yang dialokasikan Pemerintah Kota Medan untuk pasar murah menyambut Imlek tahun 2026 sebesar Rp 50 juta. Dengan 8 jenis barang yang dijual di antaranya beras dengan kualitas medium, gula pasir, telur, tepung terigu, kacang kupas, mentega, minyak goreng dan sirup.




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads