Punya Kabel USB-C, Micro USB, dan Lightning? Ini Perbedaan Masing-masing

Muhammad Fikri Haikal Saragih - detikSumut
Rabu, 28 Okt 2026 19:00 WIB
Foto: Toyota Astra Motor
Medan -

detikers punya banyak jenis kabel konektor di rumah? Pastinya pernah dengar USB-C, Micro USB, dan Lightning, dong? Kira-kira, selain bentuknya, tahu nggak perbedaan lain dari ketiganya apa?

Tiga jenis ini merupakan konektor yang digunakan pada perangkat elektronik. Ketiganya dapat digunakan untuk mengisi daya, tetapi memiliki perbedaan dari segi bentuk, desain, dan kompatibilitas.

Perbedaan ini penting diketahui agar detikers tidak salah memilih kabel yang dibutuhkan. Lantas, apa perbedaan USB-C, Micro USB, dan Lightning?

Perbedaan USB-C, Micro USB, dan Lightning

1. USB-C: Konektor yang Bisa Dibolak-balik

USB-C atau USB Type-C memiliki bentuk oval dengan desain simetris. Pengguna bisa memasangnya tanpa perlu melihat dulu sisi atas atau bawah konektor.

Menurut USB Implementers Forum (USB-IF), konektor ini dirancang dengan orientasi pemasangan yang dapat dibolak-balik. Desain tersebut menjadi salah satu karakteristik yang membedakannya dari sejumlah konektor USB generasi sebelumnya.

USB-C juga mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari transfer data hingga pengisian daya. Namun, kemampuan tersebut bergantung pada spesifikasi yang didukung perangkat, kabel, dan adaptor yang digunakan.

Menurut dokumentasi Microsoft Learn, USB-C dapat digunakan pada perangkat dengan kemampuan transfer data yang berbeda-beda. Karena itu, dua kabel USB-C belum tentu memiliki kecepatan transfer data yang sama, karena tergantung pada spesifikasi kabel dan kemampuan perangkat yang digunakan.

2. Micro USB: Konektor yang Banyak Digunakan pada Perangkat Lama

Micro USB, khususnya tipe Micro-B, memiliki bentuk lebih pipih dengan ujung yang menyerupai trapesium. Berbeda dari USB-C, konektor ini umumnya hanya dapat dipasang dalam satu orientasi.

Dalam kajian Impact Assessment Study on Common Chargers of Portable Devices, Micro-USB merupakan salah satu jenis konektor pengisian daya yang digunakan pada perangkat portabel.

Konektor ini banyak dijumpai pada ponsel generasi lama dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Meski penggunaannya mulai tergantikan oleh USB-C pada sejumlah kategori perangkat, Micro USB masih ditemukan pada produk tertentu.

Karena bentuk dan susunan konektornya berbeda, kabel Micro USB tidak dapat langsung dipasang ke port USB-C tanpa konektor atau adaptor yang sesuai.



Simak Video "Video: Ekonom Beberkan Dampak Buruk Transfer Data RI ke AS"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork