Aceh

Banjir Bandang Landa 3 Desa di Aceh Tenggara

Agus Setyadi - detikSumut
Jumat, 25 Sep 2026 11:41 WIB
Banjir bandang landa 3 desa di Aceh Tenggara (Foto: BPBA)
Aceh Tenggara -

Tiga desa di Aceh Tenggara kembali dilanda banjir bandang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Desa terdampak banjir adalah Desa Peseluk Pesimbe dan Desa Lembah Alas di Kecamatan Deleng Pokhkison, serta Desa Kuning I di Kecamatan Bambel, Kamis (24/9) malam. Banjir merendam pemukiman warga setelah daerah tersebut diguyur hujan lebat sejak sore hari.

"Kondisi hujan tersebut menyebabkan peningkatan debit air Sungai Lawe Kisam dan Sungai Lawe Kinga yang signifikan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, banjir bandang membawa kayu dan batu. Air dan lumpur disebut menggenangi rumah warga.

"Jembatan Kuning 1 air banjir meluap ke badan jalan serta membawa lumpur dan kayu setinggi 35 sampai 45 cm sehingga jalan nasional tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan roda 4 dan menyebabkan kemacetan mencapai 2 kilometer," jelasnya.

Pasca kejadian, petugas BPBD setempat mengerahkan satu unit alat berat untuk melakukan pembersihan. Pihak terkait juga masih melakukan penanganan tanggul sungai di sana.

"Korban terdampak masih dilakukan pendataan," jelasnya.

Pekan lalu, banjir juga merendam Desa Kuning I disebabkan jembatan tersumbat sehingga sungai meluap. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sempat meninjau jembatan di sana.

Dody mendatangi lokasi Jembatan Kuning didampingi Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhri dan sejumlah pejabat terkait. Dody sempat berbincang beberapa saat untuk mencari solusi terkait penyebab banjir tersebut.

"Jembatan Kuning ini harus dibikin agak sedikit tinggi karena debit sungai makin tahun makin tinggi," kata Dody kepada wartawan usai melakukan peninjauan, Kamis (17/9).

Menurutnya, jembatan di sana akan dibuat seperti fly over sehingga membutuhkan tanah lebih banyak. Dia meminta pemerintah daerah mendukung pengadaan lahan untuk proses pembangunan.

"Untuk sementara waktu teman-teman dari Balai Sungai akan terus melakukan normalisasi. Kalau dari sisi debitnya saya lihat tidak ada masalah," jelasnya.



Simak Video "Video: Kabupaten Solok Sumbar Dilumpuhkan Banjir Bandang"

(agse/dhm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork