Internasional

Krisis BBM di Iran Tambah Parah, PNS Cuma Kerja 5 Jam di Kantor

Ignacio Geordi Oswaldo - detikSumut
Kamis, 24 Sep 2026 23:59 WIB
Foto: REUTERS/Stringer
Jakarta -

Pemerintah Iran memangkas jam kerja para PNS imbas krisis BBM yang semakin parah. PNS di Iran sendiri kini hanya bekerja dari pukul 8 pagi hingga pukul 1 siang atau hanya lima jam di kantor.

Krisis BBM di Iran terjadi karena kerusakan infrastruktur, dan tekanan ekonomi imbas perang melawan Amerika Serikat (AS). Kebijakan memangkas jam kerja PNS di Iran dilakukan dalam rangka efesiensi.

Dikutip detikFinance dari Al Jazeera, Kamis (24/9/2026), kebijakan ini efektif berlaku mulai 23 September kemarin hingga akhir tahun fiskal Iran yang jatuh pada Maret 2027. Lebih lanjut, seluruh kantor yang terkait dengan pemerintah juga diharuskan mematikan pemanas dan lampu setelah jam kerja, sementara sekolah, universitas, fasilitas kesehatan, dan layanan operasional akan mengikuti pengaturan terpisah yang akan diumumkan kemudian.

Kemudian setiap instansi pemerintah juga diwajibkan menetapkan satu hari dalam sepekan bagi para PNS dan manajer untuk menggunakan transportasi umum ketika bepergian ke tempat kerja.

Untuk mendorong masyarakat dan pekerja meninggalkan kendaraan pribadi, layanan metro dan bus rapid transit (BRT) juga akan digratiskan hingga pertengahan November.

"Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah menteri pemerintah bahkan mengunggah video yang memperlihatkan mereka menggunakan metro untuk berangkat kerja sebagai bagian dari kampanye tersebut," tulis Al Jazeera dalam laporannya.

Bersamaan dengan itu, kendaraan dinas pemerintah yang sudah tua rencananya juga akan secara bertahap diganti dengan kendaraan listrik, berbahan bakar gas, atau hibrida. Meskipun arah kebijakan yang satu ini diperkirakan akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diimplementasikan.



Simak Video "Video: Efisiensi, ASN Purwakarta Kerja Naik Sepeda, Ojol hingga Angkot"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork