Antisipasi Pencurian, Polisi Jaga Rumah Korban Puting Beliung di Medan

Antisipasi Pencurian, Polisi Jaga Rumah Korban Puting Beliung di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 19 Agu 2026 21:31 WIB
Teks foto: Kondisi rumah warga yang terdampak angin puting beliung. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Teks foto: Kondisi rumah warga yang terdampak angin puting beliung. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Polrestabes Medan mengerahkan personelnya untuk melakukan penjagaan ke rumah-rumah warga yang terdampak angin puting beliung di Kota Medan. Hal ini untuk menghindari adanya barang-barang korban yang hilang saat ditinggal mengungsi.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar mengimbau para korban untuk membawa barang-barang berharganya jika ingin mengungsi.

"Kapolsek dan Forkopimcam ikut membantu untuk memastikan, mengingatkan warga-warga yang rumahnya terdampak untuk bisa memisahkan mana barang-barang yang merupakan barang-barang yang nilai ekonomisnya tinggi dan yang lain-lain, supaya bisa mengawasi barangnya masing-masing," kata Calvijn, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, kata Calvijn, personel kepolisian juga akan disiagakan di lokasi untuk memantau rumah-rumah korban yang hancur. Dikhawatirkan ada rayap besi atau pencuri besi yang mengambil material-material rumah warga atau barang-barang lainnya yang tersisa di lokasi.

ADVERTISEMENT

"Samapta akan kita akan tempatkan supaya mengantisipasi ada oknum-oknum masyarakat yang berani mengambil bongkaran-bongkaran yang ada. Mudah-mudahan tidak ada dampak kejahatan lainnya yang disebabkan terjadinya bencana angin puting beliung ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Camat Medan Johor Bachtiar Rivai Nasution tidak ada warga yang mengungsi di tenda pengungsian karena warga yang terdampak memilih untuk bertahan di rumahnya. Sementara sebagiannya lagi memilih mengungsi ke rumah saudaranya.

"Banyak warga sekitar ini yang lebih memilih bertempat tinggal di rumahnya. Kami selalu imbau agar manakala ada warga yang disabilitas, lansia, perempuan, anak-anak agar dialihkan ke pengungsian. Namun, mereka lebih memilih ke rumah keluarganya," sebutnya.

"Mereka ingin lebih menjaga, mengamankan barang-barangnya mungkin ya. Tapi kita sediakan juga selimut bantuan dari BPBD. Sampai saat ini kita sedang menunggu bantuan dari PDAM. Kita sudah berkoordinasi dengan PDAM Delitua untuk bantuan air bersih," sambung Bachtiar.

Bachtiar mengatakan beberapa warga telah memperbaiki rumah secara mandiri. Meski begitu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Medan terkait bantuan untuk warga.

"Kita lihat warga sekitar sudah memiliki inisiatif sendiri ya untuk membenahi, untuk memperbaiki rumahnya masing-masing dengan memanfaatkan seng-seng yang terlepas. Perihal bantuan seng ini akan coba kita koordinasi ulang lagi ya sama pihak terkait. Kita juga belum bisa mendapat info selanjutnya seperti apa," pungkasnya.



(fnr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads