Susah buang air besar (BAB) bisa membuat perut terasa penuh, begah, dan tidak nyaman menjalani aktivitas. Kondisi ini sering berkaitan dengan pola makan rendah serat dan kurangnya asupan cairan, sehingga kebiasaan makan sehari-hari ikut berperan dalam menjaga kelancaran pencernaan.
Selain memperbaiki pola makan dan mencukupi kebutuhan air, sejumlah rempah yang mudah ditemukan di dapur juga kerap digunakan untuk mendukung kesehatan pencernaan. Jahe, misalnya, diketahui dapat membantu proses pengosongan lambung dan mengurangi keluhan seperti kembung atau rasa begah.
Namun, rempah bukan pengganti obat pencahar dan efeknya terhadap keluhan sembelit dapat berbeda pada setiap orang. Lantas, apa saja rempah alami yang bisa menjadi bagian dari pola makan untuk membantu menjaga pencernaan tetap nyaman? Berikut lima di antaranya.
Menurut ahli Payton Brewer, MS, RDN, LD, CPT, konsumsi rempah bisa secara signifikan meningkatkan dan mendukung keteraturan buang air besar dengan bekerja bersama proses pencernaan alami tubuh. Ahli gizi tersebut juga membagikan daftar rempah yang bisa membantu buang air besar. Dilansir detikFood dari eatingwell.com, berikut daftarnya!
Rempah Alami yang Bantu Lancarkan Pencernaan
1. Kayu manis
Kayu manis merupakan rempah serbaguna dan umum. Rempah ini juga memiliki lebih banyak manfaat daripada sekadar menambah rasa pada makanan.
Di dalamnya terkandung polifenol bioaktif yang disebut sinamaldehida. Fungsinya menurut ahli Zenker adalah untuk meningkatkan pembawa pesan kimia yang mendorong peristaltik, atau kontraksi otot berulang yang menggerakkan isi melalui saluran pencernaan.
Dengan mendukung peristaltik, kayu manis bisa mempermudah buang air besar, terutama bagi individu dengan sindrom iritasi usus besar yang seringkali merasa sembelit.
Selain itu, kayu manis juga mengandung serat tinggi yang bisa membantu pergerakan usus besar agar buang air besar lebih teratur dan mencegah sembelit. Efek antimikroba di dalamnya juga dapat melawan bakteri jahat yang sering memicu maag dan tukak lambung.
2. Jinten
Rempah satu ini tidak sekadar digunakan untuk menambah aroma masakan, tetapi bisa juga membantu melancarkan pencernaan.
Jinten terbagi menjadi dua jenis, yakni jinten hitam dan jinten putih yang keduanya sebenarnya memiliki manfaat sama. Akan tetapi, pemakaiannya berbeda. Jinten putih lebih umum digunakan sebagai bumbu masakan, sedangkan jinten hitam lebih sering digunakan sebagai obat herbal.
Kandungan nutrisi di dalam jinten beragam, mulai dari serat, karbohidrat, protein, zat besi, antioksidan, hingga kalsium, dan magnesium. Jinten juga mengandung senyawa antioksidan, antiradang, dan antibakteri yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Rempah alami ini dinilai menjad iobat umum untuk mengatasi gangguan pencernaan, meningkatkan aliran empedu, dan mempercepat proses pencernaan hati.
Para peneliti yang disebutkan situs gleneagles.com.sg (24/1/2022) juga menyebut jika para peneliti mencatat bahwa konsumsi jinten dapat meningkatkan kesehatan usus dengan mendorong aktivitas enzim pencernaan.
Simak Video "Video Olahraga yang Direkomendasikan Dokter untuk Penderita Obesitas"
(astj/astj)