Memasak makanan memang dapat meningkatkan cita rasa sekaligus membantu membunuh bakteri yang berbahaya. Tapi, tak semua bahan makanan menjadi lebih bernutrisi setelah melalui proses pemanasan.
Pada beberapa jenis makanan, memasak dengan suhu tinggi atau dalam waktu yang terlalu lama dapat mengurangi kandungan vitamin serta senyawa aktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Oleh karena itu, ada sejumlah makanan yang lebih baik dikonsumsi dalam keadaan mentah, selama telah dicuci hingga bersih dan diolah dengan cara yang higienis agar tetap aman dikonsumsi.
Dirangkum detikHealth dari Verywell Health, berikut tujuh makanan yang lebih sehat dikonsumsi mentah.
7 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah
1. Brokoli
Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa alami yang diketahui punya efek antioksidan dan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Proses memasak terlalu lama bisa mengurangi aktivitas enzim myrosinase yang dibutuhkan untuk membentuk sulforaphane. Oleh karena itu, brokoli lebih baik dikonsumsi mentah atau hanya dikukus sebentar.
2. Paprika merah
Paprika merah adalah sumber vitamin C, antioksidan, dan berbagai senyawa fitokimia yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Sayangnya, vitamin C termasuk zat gizi yang mudah rusak saat terkena panas.
Mengonsumsi paprika merah mentah, misalnya sebagai campuran salad atau lalapan, bisa membantu mempertahankan kandungan vitamin C di dalamnya.
3. Bawang bombai
Selain menambah cita rasa makanan, bawang bombai mengandung vitamin C, flavonoid, dan antioksidan seperti quercetin.
Sebagian kandungan antioksidan itu bisa berkurang akibat proses memasak. Mengonsumsi bawang bombai mentah dalam salad atau sandwich menjadi salah satu cara memperoleh manfaat nutrisinya secara maksimal.
4. Bawang putih
Bawang putih dikenal kaya allicin, senyawa aktif yang punya sifat antimikroba dan antioksidan. Allicin terbentuk saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.
Memasak bawang putih dalam suhu tinggi bisa mengurangi kandungan allicin. Para ahli menyarankan bawang putih didiamkan sekitar 10 menit setelah dicincang sebelum dikonsumsi atau dimasak agar pembentukan allicin lebih optimal.
5. Buah bit
Bit mengandung folat, vitamin C, nitrat alami, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung serta pembuluh darah.
Proses pemanasan yang berlangsung dalam waktu lama dapat mengurangi kadar vitamin yang larut dalam air. Oleh karena itu, mengonsumsi bit dalam keadaan mentah, seperti diolah menjadi salad atau jus, dinilai mampu mempertahankan lebih banyak kandungan gizinya.
6. Buah beri
Stroberi, blueberry, raspberry, hingga blackberry kaya vitamin C, serat, dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan.
Saat diolah menjadi selai atau saus, sebagian vitamin C bisa berkurang. Mengonsumsi buah beri dalam kondisi segar menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan manfaat nutrisinya.
7. Kelapa
Kelapa segar mengandung serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang tetap terjaga dalam kondisi alaminya.
Proses pemanasan atau pengolahan tertentu bisa mengubah sebagian kandungan nutrisi maupun teksturnya. Mengonsumsi daging kelapa segar dalam jumlah wajar dapat menjadi pilihan camilan yang menyehatkan.
Simak Video "Video Dear Pemerintah, Ini Saran CISDI agar Masyarakat Mau Makan Sehat"
(dhm/dhm)