Viral Atap Halte BRT Lapangan Merdeka Bocor, Dishub Tindaklanjuti

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Senin, 27 Jul 2026 12:48 WIB
Atap halte Bus Rapid Transit (BRT) di Lapangan Merdeka Medan bocor saat hujan deras. (Foto: (Tangkapan Layar Media Sosial)
Medan -

Viral di media sosial atap halte Bus Rapid Transit (BRT) di Lapangan Merdeka Medan bocor saat hujan deras. Dalam video yang beredar di media sosial Instagram, air tampak masuk melalui celah-celah atap halte dan membanjiri lantai.

"Halte BRT Lapangan Merdeka jadi sorotan saat hujan deras mengguyur pada Sabtu malam (25/7/2026). Dalam video yang beredar, terlihat tetesan air masuk dari bagian atap halte hingga membasahi area dalam tempat penumpang menunggu," tulis keterangan dalam unggahan video tersebut dilihat detikSumut, Senin (27/7/2026).

Adapun warga yang berada di lokasi saat hujan deras, Sembiring mengaku heran lantaran halte di tengah kota ini bisa bocor saat hujan.

"Padahal anggarannya besar, masak bisa kualitasnya seperti ini? Medan juga kota besar, bukan pelosok," ujar Sembiring saat dikonfirmasi.

Ia juga mengeluhkan sulitnya warga yang tengah menunggu bus untuk berteduh.

"Kalau begini jadinya banyak yang basah pas lagi nunggu bus. Apalagi ada banyak yang menunggu bus listrik ke berbagai arah," tambahnya.

Ia juga mempertanyakan alasan kondisi fasilitas publik berupa halte BRT bisa rusak. Apakah akibat kurangnya perawatan atau minim perhatian dari pihak terkait.

"Kami berharap fasilitas publik seperti halte BRT ini dapat segera diperiksa dan diperbaiki agar tetap nyaman digunakan, terutama saat cuaca buruk," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Irsan Idris Nasution mengaku pihaknya telah mengetahui kejadian tersebut. Saat ini, kata Irsan, Dishub Medan tengah memeriksa kondisi halte bus tersebut.

"Kita sudah monitor dan akan ditindaklanjuti segera," katanya.



Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "

(afb/afb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork