Aktivitas di MAN 3 Padang kembali normal, sehari pasca insiden ledakan bom rakitan. Para siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Pantauan detikSumut, Rabu (15/7/2026), ratusan siswa baru dan siswa lama berbaur bersama dalam agenda Mata Muda (Masa Taaruf Murid Madrasah). Mata Muda adalah program masa orientasi bagi siswa baru.
"Hari ini Alhamdulillah, aktivitas berjalan normal. Tadi anak-anak masuk seperti biasa. Ada yang sudah hadir sejak 06.30 WIB, karena hafalan Alquran. Tahfidz ya. 06.45 sudah hadir semuanya. Lalu kita kumpulkan mereka untuk mulai kegiatan apel pagi," kata Kepala MAN 3 Padang, Marliza.
Apel lagi juga digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan dan memulihkan kepercayaan anak didik.
"Untuk memberikan apa namanya, kepercayaan ya bahwa tidak ada masalah yang perlu mereka khawatirkan," katanya.
"Untuk mengobati traumatik dari siswa kita sendiri, antara lain tadi kita memberikan edukasi, kemudian kita juga menanyai anak-anak itu kekmana kondisinya, apakah ada kekhawatiran. Tapi Alhamdulillah seperti yang kita lihat tadi, anak-anak melaksanakan kegiatan senam dengan senang, dengan tidak ada kekhawatiran di wajah mereka," jelasnya.
Ia menjelaskan, tahun ini ada 205 orang siswa baru. Dengan demikian, secara keseluruhan ada 600 lebih siswa di MAN 3 Padang.
Marliza mengaku tidak mengetahui informasi adanya perundungan di sekolah yang menyebabkan terjadinya insiden ledakan bom rakitan.
"Sepanjang kami tahu ya, data-data yang ada sama kita, nggak ada dia pernah melapor. Belum pernah dia melapor. Kawan-kawannya juga tidak ada melaporkan," katanya lagi.
Simak Video "Video Kronologi Pelaku Ledakan SMAN 72 Alami Luka di Kepala"
(mjy/mjy)