Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) akan menyampaikan 10 rekomendasi strategis kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-18 Tahun 2026 di Kota Medan. Satu di antara rekomendasi tersebut yakni terkait peraturan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD.
"Apeksi menyoroti kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Apabila seluruh beban gaji PPPK dibebankan kepada APBD, maka belanja pegawai di sejumlah daerah berpotensi melampaui batas ideal 30 persen sehingga mengurangi anggaran pembangunan," ujar Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi dalam konferensi pers Rakernas Apeksi di Medan, Jumat (3/7/2026).
Eri mengatakan, para wali kota mengusulkan agar kompensasi gaji PPPK dapat didukung melalui APBN.
"Sehingga pemerintah kota tetap memiliki ruang fiskal yang cukup untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eri mengatakan, pada poin rekomendasi lainnya yakni penguatan kapasitas fiskal daerah. Hal ini dapat dicapai melalui reformasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.
"Apeksi berharap adanya kejelasan pemanfaatan dana transfer ke daerah, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), serta perluasan ruang fiskal agar pemerintah kota memiliki keleluasaan dalam menjalankan program pembangunan,"ungkapnya.
Sementara dalam bidang infrastruktur, kata Eri, Apeksi mendorong percepatan pembangunan konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
"Pemerintah kota juga meminta agar pembangunan infrastruktur dasar diprioritaskan pada wilayah yang masih membutuhkan konektivitas," ucapnya.
Selain itu, kata dia, persoalan lingkungan juga menjadi bagian dari rekomendasi. Menurut Eri, pengelolaan sampah merupakan tantangan besar bagi kota-kota di Indonesia.
"Karena itu, Apeksi mendukung pengembangan program pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) serta berbagai inovasi pengelolaan limbah yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas berharap seluruh hasil pembahasan dan rekomendasi Rakernas ke-18 Apeksi dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kota-kota di Indonesia.
"Semoga setiap kota membawa pulang pengalaman, inovasi, dan inspirasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat antarkota, kita dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat," pungkasnya.
(mjy/mjy)
