Anggota Satpol PP yang biasa bertugas di kantor Wali Kota Medan, Ardi Kusuma Damanik (41) kehilangan motor usai dibawa kabur pria yang diduga mengenakan seragam menyerupai anggota Polri. Begini kronologi kejadian itu.
Ardi mengaku peristiwa itu terjadi di depan komplek yang berada di samping parkiran belakang kantor Wali Kota Medan, Kamis (25/6) sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu, Ardi memang tengah bertugas.
Lalu, pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan berhenti di depan komplek itu. Pelaku sempat melihat situasi di lokasi.
Korban mengaku tidak mengenali pelaku. Namun, saat itu, korban memutuskan untuk mendekati pelaku dan menanyakan soal kedatangan pelaku ke lokasi itu.
Pelaku mengatakan bahwa motornya rusak. Korban pun mengeceknya dan merasakan bahwa motor korban sedikit goyang. Setelah itu, pelaku pun ingin meminjam motor korban dengan dalih untuk menjemput anaknya ke Jalan WR Supratman Medan.
"Dia bilang 'bisa pakai sepeda motornya? Nanti saya balik kemari kita ngopi-ngopi," ujar Ardi menirukan perkataan pelaku saat diwawancarai, Senin (29/6/2026).
Di lokasi itu, kata Ardi, juga ada seorang tukang becak yang tidak dikenalnya. Tukang becak itu berupaya meyakinkan korban dengan mengatakan bahwa dirinya juga mengaku mengenal pelaku. Selain itu, tukang becak itu menyebut bahwa istri pelaku juga bekerja di kantor Wali Kota itu.
Ardi sempat memastikan lagi ke tukang becak soal kebenaran bahwa istri pelaku bekerja di kantor pemerintahan itu. Tukang becak yang belakangan diketahui Ardi berinisial A itu pun membenarkannya.
Saat datang itu, kata Ardi, dia melihat pelaku mengenakan baju mirip seragam anggota Polri. Ardi melihat di kerah baju pelaku itu ada lambang 1 bunga melati emas yang berarti berpangkat Kompol.
Namun, dia tidak melihat nama pelaku karena tengah mengenakan jaket. Dia sempat mengira bahwa pelaku adalah personel polisi yang melakukan pengamanan unjuk rasa di kantor Wali Kota Medan.
"Jadi, sebenarnya karena seragamnya tadi menyerupai seragam seperti ibaratnya aparat penegak hukum. Jadi, karena pangkatnya muncul di kerah bajunya dengan pangkat Kompol, warna pangkat itu warna kuning, bunga melati satu," sebutnya.
Simak Video "Video: Komplotan Curanmor di Pamekasan Dibekuk, 9 Pelaku Ditangkap"
(astj/astj)