5 Jenis Makanan yang Banyak Dibenci di Dunia, Durian hingga Hati

Atiqa Rana - detikSumut
Jumat, 19 Jun 2026 06:00 WIB
Foto: Vina T&T Group via VN Express
Medan -

Setiap manusia memiliki selera yang berbeda terhadap makanan. Belum tentu satu makanan yang dianggap enak, disukai oleh banyak orang.

Alasannya satu makanan yang tak disukai banyak orang mulai dari gagal memenuhi selera mayoritas orang, tekstur yang asing, aroma menyengat, hingga cara pengolahan tertentu yang tidak masuk dalam kebiasaan makan seseorang. Alhasil, makanan tersebut dihindari hingga tidak disentuh sama sekali.

Berikut ini contoh 5 makanan ini yang dikenal paling dibenci di dunia. Penasaran dengan makanan apa saja yang paling dibenci di dunia? Dilansir dari situs Blackberry.

Makanan yang Paling Banyak Dibenci di Dunia

1. Durian

Dijuluki 'Raja Buah' durian tidak cocok dengan selera banyak orang. Makanan ini memang populer di Aia Tenggara dan dianggap sebagai makanan lezat. Namun, durian juga secara luas dianggap sebagai buah paling berbau menyengat di dunia.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menguraikan bau menyengat durian menjadi 44 senyawa kimia penghasil aroma yang berbeda. Para peneliti mendeteksi aroma di dalam durian termasuk perpaduan antara madu, bawang bombai yang panggang, belerang, karamel, telur busuk, kubis busuk, hewan sigung, dan buah sekaligus.

Hal ini membuat mereka yang tidak terbiasa menganggap kombinasi aroma tersebut mengganggu. Aroma menyengat itu juga membuat durian dilarang dibawa di beberapa transportasi umum hingga hotel. Di Singapura misalnya, jika membawa durian di transportasi umum atau hotel, bisa dikenakan denda mencapai $400 USD atau sekitar Rp 7 jutaan.

Durian juga tidak disukai karena tekstur dagingnya yang tebal dan lembek, menyerupai pasta atau mentega kental. Hal ini membuat beberapa orang merasa tidak nyaman saat mengunyahnya.

2. Cilantro

Cilantro atau daun ketumbar sering muncul dalam beberapa makanan, khususnya makanan Vietnam. Bagi sebagian orang, daun ketumbar terasa menyegarkan. Namun, bagi sebagian yang lain rasanya dianggap seperti sabun.

Daun ketumbar ini memang mengandung senyawa organik disebut aldehida. Molekul tersebut juga diproduksi dalam proses pembuatan sabun. Tak heran jika mengonsumsi daun ketumbar memicu sinyal rasa seperti memakan sabun.

Kecenderungan genetik menjadikan ketumbar salah satu herba yang paling kontroversial di dunia kuliner. Memicu perdebatan nyata di antara para chef dan penikmat makanan.

3. Sarden

Sarden merupakan salah satu jenis ikan yang bisa ditemukan dengan mudah dan praktis diolah. Sayangnya tidak semua orang menyukai ikan ini, bahkan sampai membencinya.

Bagi sebagian orang, sarden punya aroma amis yang kuat dari minyak alami. Proses pengalengan juga bisa menciptakan bau sangat menyengat dan mengganggu.

Ikan ini seringkali dikemas dalam keadaan utuh, masih menyisakan sisik. Tekstur dagingnya yang lembek juga kurang disukai. Selain itu, ikan ini juga sering dicap sebagai makanan kaleng murahan.

Dari sisi kesehatan, banyak yang khawatir karena sarden dianggap sebagai makanan ultra proses (UPF) yang tinggi kandungan garam dan natrium.



Simak Video "Video: Prabowo Resmikan Bendungan di Aceh & Bali Karya PT Brantas Abipraya"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork