Kepulauan Riau

Polisi Cek CCTV Usut Dugaan Peluru Nyasar Tembus Plafon Rumah di Batam

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 12 Jun 2026 11:59 WIB
Ilustrasi proyektil nyasar (Foto: Jhoni Hutapea)
Batam -

Polisi masih menyelidiki temuan benda yang diduga proyektil peluru yang ditemukan di sebuah rumah warga di Kampung Bawean, RW 03/RT 03, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau. Sejumlah langkah penyelidikan terus dilakukan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba mengatakan pihaknya saat ini masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti untuk mengungkap asal-usul benda yang diduga proyektil tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga memeriksa CCTV di sekitar lokasi untuk menyesuaikan dengan keterangan para saksi," kata Tigor, Jumat (12/6/2026).

Menurut Tigor, pemeriksaan rekaman CCTV dilakukan guna mencocokkan informasi yang diperoleh dari saksi-saksi terkait waktu dan situasi saat terdengar suara letusan yang diduga berkaitan dengan temuan tersebut.

"Untuk mencocokkan rekaman CCTV di sekitar TKP dan keterangan saksi-saksi," ujarnya.

Meski begitu, hingga kini polisi belum dapat memastikan apakah benda yang ditemukan warga itu benar merupakan proyektil peluru senjata api. Benda tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Penyelidikan bersama satreskrim Polresta masih terus dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Warga Kampung Bawean, RW 03/RT 03, Kelurahan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, dikagetkan dengan penemuan benda yang diduga proyektil peluru jatuh dari plafon sebuah rumah.

Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian bersama tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) setelah menerima laporan dari pemilik rumah pada Selasa (9/6/2026).

"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Inafis Polresta Barelang. Laporan kami terima hari ini setelah pemilik rumah menemukan benda yang diduga proyektil peluru," kata Tigor, Selasa (9/6/2026).

Menurut Tigor, peristiwa itu diduga bermula saat penghuni rumah mendengar suara letusan pada Minggu (7/6) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun saat itu mereka tidak menaruh curiga karena mengira suara tersebut berasal dari petasan atau kembang api.

"Pemilik rumah mendengar ada suara letusan pada Minggu dini hari. Namun dari Minggu hingga hari ini mereka menganggap suara itu hanya bunyi petasan atau kembang api sehingga tidak langsung melapor," ujarnya.

Kecurigaan muncul setelah penghuni rumah menemukan benda menyerupai proyektil yang diduga menembus bagian plafon rumah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bengkong untuk ditindaklanjuti.

"Mereka melapor setelah menemukan proyektil yang diduga peluru. Dari laporan itu kami langsung turun ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut," jelas Tigor.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan apakah benda yang ditemukan tersebut merupakan proyektil peluru senjata api. Saat ini benda tersebut telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Apakah benar itu proyektil peluru senjata api atau bukan, masih dalam pemeriksaan. Saat ini masih kami dalami," katanya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

"Pihak rumah tidak mengalami luka ataupun kerugian yang mengakibatkan korban jiwa. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait asal-usul proyektil tersebut," ujarnya.



Simak Video "Video: Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Batam Tiba di Tanah Air"

(nkm/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork