detikBali
Round Up

Akhir Pelarian Singkat Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Akhir Pelarian Singkat Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu


Tim detikBali - detikBali

Polisi menggelandang pelaku penembakan di Canggu dari Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali menuju Polres Badung, Minggu dini hari.
Foto: Polisi menggelandang pelaku penembakan di Canggu dari Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali menuju Polres Badung, Minggu dini hari. (Dok. Polres Badung)
Badung -

Upaya H untuk melarikan diri tak berumur panjang. Warga negara Indonesia (WNI) itu merupakan pelaku penembakan brutal di Bar The Shady Pig, Jalan Raya Berawa, Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, Jumat (17/7/2026) dini hari. Polisi menangkap H tak lama setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (19/7/2026).

Hasil penyelidikan polisi berhasil mengendus keberadaan H. Seusai melepaskan tembakan di lokasi kejadian, ia tidak langsung meninggalkan Bali. H sempat bersembunyi sebelum bertolak ke Jakarta melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Kuta Utara dan Satreskrim Polres Badung bergerak cepat berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Polres Bandara Soekarno-Hatta, serta Imigrasi Ngurah Rai dan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

H kemudian dicegat dan ditangkap sesaat setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu malam (18/7/2026). Setelah ditangkap, dia langsung diterbangkan kembali ke Bali untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polres Badung.

ADVERTISEMENT

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba belum bersedia memerinci proses penangkapan tersebut saat dikonfirmasi detikBali, Minggu (19/7/2026). Polisi menyatakan detail kasus itu akan disampaikan kemudian.

Polisi Periksa Tiga Saksi

Misteri jenis senjata api yang digunakan H kini bertumpu pada hasil uji laboratorium forensik. Polisi saat ini masih menanti hasil pemeriksaan satu buah proyektil peluru berwarna kuning tembaga yang sebelumnya diamankan sebagai barang bukti di lokasi kejadian.

Polisi saat penyelidikan di Bar The Shady Pig, Canggu, Badung, Bali, Jumat (17/7/2026).Polisi saat penyelidikan di Bar The Shady Pig, Canggu, Badung, Bali, Jumat (17/7/2026). (Foto: Dok. Polres Badung)

Proyektil yang sempat menembus paha petugas keamanan berinisial IMYM sebelum akhirnya bersarang di paha warga negara asing (WNA) asal China berinisial EA tersebut, kini tengah diteliti secara mendalam oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Bali. Hal itu untuk mengungkap spesifikasi dan kepemilikan senjata pelaku.

Penyelidikan kasus penembakan yang sempat menghebohkan kawasan wisata internasional ini pun dipastikan terus menggelinding setelah pelaku berhasil diringkus di Bandara Soekarno-Hatta. Guna memperkuat pembuktian terkait jalannya peristiwa dan kepemilikan proyektil tersebut, penyidik Satreskrim Polres Badung sejauh ini telah memeriksa tiga orang saksi.

"Diperiksa sejumlah saksi. Saksi tiga orang dan hasil pemeriksaan proyektil itu masih menunggu dari Bidlabfor Polda Bali," kata Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.

Polisi memastikan bahwa rincian mendalam mengenai motif di balik aksi koboi pria WNI itu hingga kronologi lengkap proses pelariannya sebelum tertangkap akan disampaikan secara lebih detail dalam waktu dekat. Saat ini, penyidik masih berfokus mengumpulkan bukti materii dan penyidikan mendalam. "Nanti akan disampaikan langsung Pak Kapolres secepatnya," kata dia.

Kronologi Penembakan

Penembakan brutal itu terjadi di The Shady Pig sekitar pukul 02.50 Wita, Jumat. Saat itu, seorang petugas sekuriti bar berinisial IMYM (32) berupaya melerai percekcokan antara terduga pelaku dengan seorang WNA asal China berinisial EA (25).

Upaya melerai keributan itu justru berakhir dengan penembakan. IMYM yang berdiri di depan EA terkena tembakan lebih dulu. Peluru kemudian menembus paha kiri sekuriti dan mengenai paha kiri EA yang berada tepat di belakangnya.

"Awalnya ada keributan antara pelaku dengan turis asing tersebut, lalu sekuriti datang menghadang tepat di depan korban kedua dengan posisi tubuh yang sangat rapat. Saat itulah pelaku melepaskan tembakan hingga pelurunya menembus paha kiri sekuriti kemudian langsung bersarang di paha kiri WNA yang berada di belakangnya," ujar Joseph.

Setelah menerima laporan, polisi menerjunkan tim gabungan dari Polres Badung dan Polsek Kuta Utara untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV).

"Tim Satreskrim dan Polsek Kuta Utara sudah pulbaket di lokasi dan melakukan analisis terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV). Kami juga sudah mengirimkan permohonan visum et repertum ke rumah sakit kedua korban dirawat," tutur Joseph.

Dalam penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Barang bukti itu meliputi pakaian korban yang robek dan berlumuran darah, sepasang sepatu hitam-putih bercak darah, sepasang kaus kaki hitam, kaus putih, dua celana jins hitam yang terpotong dan robek, selembar kain kotak-kotak merah, serta satu proyektil peluru.

"Semua pakaian korban dan satu buah proyektil peluru berwarna kuning tembaga sudah kami amankan sebagai barang bukti utama. Saat ini kami fokus sepenuhnya untuk menangkap pelaku agar motif utama dari penembakan ini bisa segera terungkap," pungkas Joseph.



(hsa/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads