Rumah perlu dirawat dan dibersihkan secara rutin, termasuk bagian gorden atau tirai yang kerap luput dari perhatian. Seiring waktu, debu, kotoran, dan berbagai partikel lain dapat menempel pada permukaan gorden sehingga perlu dicuci secara berkala.
Sayangnya, kadang ada penghuni rumah yang menunda atau bahkan lupa membersihkan gorden. Akibatnya, gorden menjadi tempat menumpuknya debu. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bisa memicu alergi atau gangguan kesehatan lain pada penghuni rumah.
Lantas, kapan waktunya harus membersihkan gorden? Berikut ini penjelasannya.
Dilansir detikProperti dari The Spruce, seberapa sering gorden perlu dicuci itu tergantung pada jenis dan bahannya. Penempatan gorden pun mempengaruhi intensitas pencucian. Misalnya, gorden di ruang tamu cukup dibersihkan satu tahun sekali.
Sebagai acuan, gorden idealnya dicuci setiap 3 atau 6 bulan sekali. Namun, jika rumah memiliki hewan peliharaan atau berada di dekat pinggir jalan, frekuensi pencucian dianjurkan lebih sering, yaitu setiap 3 bulan sekali.
"Khususnya gorden dapur, mungkin perlu dicuci lebih sering-sekitar setiap dua hingga tiga bulan-karena gorden menyerap minyak, partikel makanan, dan bau dari masakan. Seiring waktu, penumpukan itu dapat mengubah warna kain dan menyebabkan bau tak sedap di ruangan," ujar pendiri Maid Brigade, Robin Murphy, dikutip dari The Spruce.
Selain itu, pencucian gorden perlu memerhatikan bahan. Bahan katun, linen, dan poliester bisa dicuci di rumah. Untuk gorden berbahan tipis, sebaiknya dicuci dengan siklus pencucian yang lembut memakai air dingin.
Berbeda halnya dengan gorden berbahan tebal seperti sutra, beludru dan campuran wol. Gorden itu perlu dicuci memakai jasa profesional. Hal tersebut penting untuk mencegah gorden menyusut, kehilangan bentuk, atau rusak kalau dicuci di rumah.
Simak Video "Video: Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Lampung Kebakaran"
(dhm/dhm)