Kebun Binatang di Jepang Bakal Pasang AC Buat Monyet Punch Jelang Musim Panas

Kebun Binatang di Jepang Bakal Pasang AC Buat Monyet Punch Jelang Musim Panas

Muhammad Lugas Pribady - detikSumut
Minggu, 07 Jun 2026 06:28 WIB
Punch, a Japanese macaque known for clinging to a stuffed orangutan, sits on a rock at Ichikawa City Zoo in Ichikawa, Chiba Prefecture, Japan, March 26, 2026. REUTERS/Manami Yamadaa
Foto: Bayi monyet viral, Punch. (REUTERS/Manami Yamada)
Jakarta -

Kebun binatang di Jepang akan memasang fasilitas air conditioner (AC) yang menjadi tempat tinggal bayi monyet makaka yang viral seantero dunia, Punch. Hal itu jelang menghadapi cuaca panas ekstrem.

Dilansir detikTravel, pemberian pendingin ruangan dilakukan di tengah musim panas Jepang yang semakin ekstrem. Kondisi cuaca berdampak pada satwa di penangkaran.

Melansir The Independent, Sabtu (6/6/2026), untuk meningkatkan fasilitas bagi Punch dan kelompok monyet Jepang lainnya di Kebun Binatang dan Kebun Raya Kota Ichikawa, pemerintah Kota Ichikawa mengalokasikan anggaran sebesar 70 juta yen atau sekitar Rp 7,88 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya di area Monkey Mountain, termasuk pemasangan peneduh, perluasan area tanah dan tempat beristirahat, serta pemasangan AC yang ditargetkan beroperasi pada musim panas tahun ini.

ADVERTISEMENT

Sebagian pendanaan berasal dari donasi publik. Hingga akhir Mei telah terkumpul 43 juta yen (Rp 4,84 miliar).

Untuk diketahui, Punch lahir pada 26 Juli 2025 saat Jepang dilanda gelombang panas. Sehari setelah dilahirkan, ia ditinggalkan induknya yang baru pertama kali melahirkan setelah menjalani persalinan yang panjang dan berat di tengah cuaca panas.

Dua penjaga kebun binatang kemudian merawat Punch dengan memberikan susu botol sepanjang hari.

Berdasarkan data, musim panas di Jepang terus menghangat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, Badan Meteorologi Jepang mencatat suhu tertinggi untuk April dan Juli sejak pencatatan dimulai pada 1898.

Para peneliti memperkirakan frekuensi dan intensitas gelombang panas di negara itu akan terus meningkat.

Artikel ini telah tayang di detikTravel, baca selengkapnya di sini




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads