Cara Sehat Santap Daging Kurban agar Bebas Kolesterol-Asam Urat, Yuk Disimak!

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Kamis, 28 Mei 2026 06:00 WIB
Foto: Ilustrasi. Olahan daging kurban Idul Adha. (Gemini AI)
Jakarta -

Momen Idul Adha biasanya akan banyak hidangan daging kurban untuk disantap. Namun, mengonsumsinya jangan terlalu banyak karena ada beberapa masalah kesehatan yang bisa dialami.

Dilansir detikHealth, spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menyebut ada beberapa masalah kesehatan yang harus diwaspadai ketika banyak mengonsumsi daging saat hari raya kurban.

"Yang harus diwaspadai adalah terjadinya hipertensi, mungkin peningkatan asam urat, penyakit asam urat, dan kadang-kadang ada beberapa kasus peningkatan kolesterol," kata dr Aru.

Terlalu banyak garam saat mengonsumsi daging juga bisa menyebabkan gangguan-gangguan, terutama bagi orang-orang dengan kondisi tertentu seperti pengidap diabetes, hipertensi, hingga kolesterol. Untuk itu perlu diperhatikan agar terhindar dari masalah kolesterol hingga asam urat.

"Konsepnya adalah yang penting jangan berlebih, makan seperti biasa, jangan berlebih, kemudian bagaimana cara memasaknya," kata dr Aru.

"Mungkin jangan terlalu asin, jangan dibuat dalam bentuk yang berlemak," tambahnya.

dr Aru menuturkan, daging kurban yang diolah dalam bentuk rendang bukan tidak baik. Namun hidangan yang terlalu banyak santan, terlalu berlemak dan berminyak, dikhawatirkan bisa menyebabkan gangguan-gangguan, terutama gangguan metabolik, seperti kolesterol yang meningkat, asam urat, ataupun hipertensi.

"Makan seperti biasa, jangan berlebih. Jika tidak mungkin karena kita punya gangguan, ya jangan dimakan, seperti itu," tambahnya.

Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini



Simak Video "Video: Punya GERD, Amankah Menyantap Daging Kurban?"

(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork