Dinkes Sumut Dalami Dugaan RS Muhammadiyah Angkat Rahim Pasien Tanpa Izin

Nizar Aldi - detikSumut
Kamis, 23 Apr 2026 10:42 WIB
Foto: Pasien dugaan malpraktik di Medan saat mendatangi Rumah Sakit. (Rechtin Hani Ritonga/detikSumut)
Medan -

Seorang pasien asal Medan, Mimi Maisyarah (48) menjadi korban dugaan malapraktik di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah berupa pengangkatan rahim tanpa izin. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut mendalami soal dugaan malpraktik tersebut.

"Jadi kita mendapatkan informasi ini di berbagai lini massa pada tanggal 21 April 2026, maka kita per tanggal 22 April kita turun ke Rumah Sakit Muhammadiyah bersama dengan Satgas mutu yang kita miliki, dari Dinas Kesehatan Kota Medan, dari Persatuan Rumah Sakit wilayah Sumut, dan kita koordinasi dengan Ombudsman agar nanti ini bisa kita nilai bersama," kata Sekretaris Dinkes Sumut Hamid Rijal saat dihubungi, Kamis (23/4/2026).

Hamid menjelaskan jika pihaknya sudah mengantongi sejumlah informasi dari Rumah Sakit Muhammdiyah. Hari ini Dinkes Sumut dan Ombudsman bakal menemui pasien dan keluarga untuk mengkonfirmasi informasi terkait peristiwa ini.

"Sejauh ini satu hari kami turun di (Rumah Sakit) Muhammadiyah sudah ada beberapa informasi yang kami dapatkan, namun kami kira ini akan kami lengkapi terlebih dahulu karena kita akan mintai keterangan hari ini dengan pasien atau keluarga pasien untuk mengkonfirmasi informasi-informasi yang kita dapatkan dari Rumah Sakit Muhammdiyah," jelasnya.

Rumah Sakit Haji Medan juga bakal dimintai keterangan untuk mendalami informasi dugaan malpraktik. Pasien disebut dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan.

"Rumah Sakit Haji juga akan kami mintai keterangan karena dalam informasi yang beredar di media tersebut bahwa Rumah Sakit Haji juga disebutkan sebagai terminal akhir layanan pada waktu adanya keluhan-keluhan dari pasien yang disebutkan dalam hal ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pasien asal Medan, Mimi Maisyarah (48) menjadi diduga jadi korban malapraktik di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah. Pihak RS diduga melakukan tindakan pengangkatan rahim tanpa izin pasien atau keluarga.



Simak Video "Video: RS Muhammadiyah Sumatera Utara Bantah Angkat Rahim Pasien Tanpa Izin"


(niz/nkm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork