PLN Batam-DayOne Bangun Data Center Terbesar di RI, Investasi Digital Menguat

Kepulauan Riau

PLN Batam-DayOne Bangun Data Center Terbesar di RI, Investasi Digital Menguat

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 17 Apr 2026 18:21 WIB
Penandatanganan kerja sama PLN Batam dan DayOne untuk pembangunan data center terbesar di Indonesia di Balairung Sari BP Batam.
Penandatanganan kerja sama PLN Batam dan DayOne untuk pembangunan data center terbesar di Indonesia di Balairung Sari BP Batam. (Foto: Dok PLN Batam)
Batam -

PT PLN Batam bersama DayOne menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 511 MVA. Penandatanganan berlangsung di Balairung Sari Badan Pengusahaan (BP) Batam, Jumat (17/4).

Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrikitu sebagai bagian dari penguatan infrastruktur untuk pengembangan pusat data (data center) berskala besar di Batam. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi PLN Batam dan BP Batam dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi menjadi faktor utama dalam menarik minat investor global. Penandatanganan MOU itu sebagai langkah untuk menegaskan posisi Batam sebagai destinasi utama investasi industri digital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia," kata Amsakar.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyebut kerja sama ini merupakan kesepakatan penyediaan listrik untuk data center dengan kapasitas terbesar di Indonesia hingga saat ini.

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebutuhan energi yang andal dan berkelanjutan bagi investasi dan pengembangan infrastruktur digital di Kota Batam," kata Kwin Fo.

Ia menambahkan, sinergi antara PLN Batam, DayOne, dan BP Batam diyakini mampu memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Selain PJBTL, BP Batam dan PLN Batam juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung dengan kapasitas 200 MWp. Proyek ini diharapkan menjadikan Batam sebagai salah satu penyedia energi bersih terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

"Kami berharap kerjasama ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Kota Batam," tambahnya.

Sementara itu, Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo, mengatakan Batam memiliki keunggulan strategis dalam pengembangan data center berskala global, baik dari sisi infrastruktur maupun dukungan regulasi.

"Ekspansi ini menjadi tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terdepan di Asia. Pengembangan berkelanjutan di Batam, mulai dari Nongsa hingga Kabil, mencerminkan semakin strategisnya peran Batam dalam ekosistem regional perusahaan," ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan model SIJORI yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam sebagai platform pusat data lintas negara yang terintegrasi di Asia Tenggara.

"Seiring dengan perluasan pengembangan di Batam, kami terus meningkatkan kapasitas untuk menghadirkan layanan data center berskala besar dan berkinerja tinggi guna menjawab kebutuhan cloud dan komputasi canggih yang terus tumbuh di Asia Pasifik," tutup Jamie.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads