Kombucha: Minuman Fermentasi Tradisional Punya Segudang Manfaat

Siti Asyaroh - detikSumut
Kamis, 02 Apr 2026 07:30 WIB
Foto: Kombucha. (iStock)
Medan -

Kombucha merupakan minuman fermentasi tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Minuman ini diyakini berasal dari kawasan Asia Timur dan telah digunakan sejak sekitar 5.000 tahun lalu di Tiongkok.

Hingga kini, kombucha kembali populer karena dianggap memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Menurut dosen Program Studi Gizi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) ,Romiza Arika, S.Tr.Gz., M.Gz., kombucha pada dasarnya dibuat dari teh. Umumnya teh hitam yang berasal dari tanaman Camellia sinensis.

Teh tersebut kemudian ditambahkan gula sebagai substrat untuk proses fermentasi.

"Kombucha ini minuman yang dasarnya dari teh, biasanya teh hitam (Camellia sinensis), lalu diberikan gula pasir untuk substrat menumbuhkan bakteri dan jamur (fermentasi)," jelasnya, Rabu (1/4/2026).

Dalam proses fermentasi, terbentuk koloni mikroorganisme yang dikenal sebagai SCOBY (Symbiotic Colony of Bacteria and Yeast). SCOBY inilah yang menghasilkan cita rasa khas kombucha, yaitu perpaduan manis, asam, serta sedikit rasa etanol yang menyerupai tape.

Hasil fermentasi tersebut juga mengandung berbagai senyawa seperti fruktosa, glukosa, etanol, serta asam organik seperti asam glukonat dan asam asetat.

Romiza menambahkan bahwa keamanan konsumsi kombucha sangat bergantung pada proses pembuatannya, terutama dalam pengendalian tingkat keasaman.

"Kalau mau aman, harus dikendalikan level pH-nya. Direkomendasikan berada di angka sekitar 4,2 agar tetap aman untuk dikonsumsi," ujarnya.

Kata Romiza, secara umum, kombucha dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Bahkan, sejumlah penelitian klinis menunjukkan potensi manfaatnya bagi kesehatan.



Simak Video "Video Sehat Nggak Harus Mahal, Cukup Minum Jamu Tradisi Leluhur"


(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork