Viral Jukir di Medan Babak Belur Dikeroyok Preman Pasar

Viral Jukir di Medan Babak Belur Dikeroyok Preman Pasar

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Rabu, 01 Apr 2026 07:30 WIB
Foto: foto terduga sekelompok preman aniaya kordinator jukir (dok. Tangkapan layar)
Foto terduga sekelompok preman aniaya kordinator jukir (dok. Tangkapan layar)
Medan -

Viral di media sosial, seorang koordinator juru parkir (jukir) di Kota Medan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga preman di Pasar Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami babak belur dan bibir terbelah.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat korban bernama Dandy Aulia Pratama sedang melaksanakan tugas di Pasar Sukaramai.

Kemudian, ia didatangi oleh sekelompok orang yang diduga preman pasar yang melarangnya bekerja sekaligus mengutip uang parkir di lokasi tersebut, padahal ia mengutip parkir sesuai perintah PUD pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena tidak mengindahkan permintaan para terduga pelaku, korban diduga dikeroyok oleh komplotan tersebut hingga babak belur dan mengalami luka serius, yakni robek di bagian bibir, hingga harus dioperasi dan dilakukan perawatan intensif.

Saat peristiwa tersebut, korban sempat melarikan diri ke pos Polisi Lalu Lintas di simpang Pasar Sukaramai dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Area.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Fajri, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/3/2026). Korban diduga dianiaya oleh sekelompok pria, dan sudah membuat laporan polisi.

"Iya, benar. Laporannya hari Senin," kata Fajri kepada detikSumut, Selasa (31/3/2026) malam.

Saat ini, kasus dugaan penganiayaan tersebut sedang diproses oleh Polsek Medan Area. Pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut sembari menunggu bukti tambahan.

"Sudah kita proses, cuma saksi-saksi belum kita mintai keterangan. Mungkin besok (Rabu, 1/4/2026) sekalian kita ambil saksi tambahan dan visum," ujarnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads