Parkir Liar di Depan Center Point Medan, Pengendara Diminta Rp 5 Ribu

Parkir Liar di Depan Center Point Medan, Pengendara Diminta Rp 5 Ribu

Nanda M Marbun - detikSumut
Minggu, 22 Mar 2026 23:06 WIB
Lokasi parkir yang digunakan petugas parkir liar di depan Center Poin Medan
Foto: Lokasi parkir yang digunakan petugas parkir liar di depan Center Poin Medan (Dok. Nanda/detikSumut)
Medan -

Praktik parkir liar diduga terjadi di depan pintu masuk Center Point Medan, tepatnya di Jl. Jawa, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, pada hari kedua Lebaran. Sejumlah pengendara sepeda motor diminta membayar Rp 5 ribu dengan dalih jasa keamanan.

Pantauan langsung detikSumut di lokasi, Minggu (22/3/2026), terlihat deretan sepeda motor terparkir di bahu jalan, tepat di area depan akses masuk mal. Di lokasi tersebut tampak dua pria yang berjaga dan mengatur kendaraan. Keduanya mengenakan pakaian kasual berupa kaos, celana jeans, dan sandal, sementara salah satunya terlihat memakai topi.

Kepada detikSumut, kedua pria tersebut mengaku bukan sebagai juru parkir resmi, melainkan menyediakan jasa menjaga kendaraan bagi pengunjung yang memarkirkan sepeda motor di area tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang pengendara, Santo, mengaku langsung dimintai uang sebesar Rp 5 ribu saat memarkirkan kendaraannya. Ia menilai tarif tersebut cukup mahal, namun tetap membayar karena mempertimbangkan kepraktisan.

"Iya saya langsung diminta 5 ribu, menurut saya mahal ya dan kurang cocok harganya, tapi kalau parkir di lobi terlalu lama, jadi ya sudahlah," ujar Santo pada detikSumut.

ADVERTISEMENT

Hal serupa juga disampaikan pengunjung lainnya, Ari. Ia mengaku dimintai uang parkir bahkan sebelum sempat meninggalkan kendaraannya.

"Baru sampai langsung diminta duluan uang parkirnya 5 ribu, padahal cuma sebentar singgah, biasanya kan pas tunggu balik diminta, kalau ini diminta dulu goceng (5 ribu)," kata Ari.

Menurutnya, sempat terjadi perdebatan kecil terkait tarif tersebut. Namun, ia akhirnya memilih membayar untuk menghindari keributan.

"Sempat aku bilang mahal kali, tapi mereka bilang bukan parkir tapi jasa keamanan. Terpaksa saya kasih dari pada ricuh," tambahnya.

Terpantau aktivitas parkir di bahu jalan itu sempat memicu kemacetan di jalan. Hingga saat ini, belum terlihat adanya petugas resmi yang mengatur parkir di lokasi tersebut. Keberadaan parkir liar dengan dalih jasa keamanan ini pun menjadi sorotan, terutama di momen Lebaran saat lonjakan pengunjung pusat perbelanjaan meningkat.

Artikel ini ditulis Nanda M Marbun, Peserta Maganghub Kemnaker di detikcom.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads