Wali Kota Medan Rico Waas buka suara soal pengadaan pengadaan kendaraan dinas sebesar Rp 2,4 miliar pada tahun 2026. Rico mengatakan kendaraan dinas yang akan dibeli itu bukan untuknya tapi akan dipinjamkan kepada polisi.
"Bukan (untuk saya dan wawalkot). Itu nanti akan difungsikan dan akan kita pinjam pakaikan kepada pihak aparat keamanan, kepada kepolisian untuk nanti dipergunakan berpatroli di Kota Medan sendiri. Karena ini memang difungsikannya nanti untuk keamanan Kota Medan," ujar Rico saat diwawancarai di Medan, Rabu (18/3/2026).
Politisi Partai NasDem ini mengatakan, dirinya dan wakil wali kota tidak mendapatkan jatah kendaraan dinas baru pada tahun 2026 ini.
"Karena perencanaan tersebut yang kita anggarkan bukan untuk mobil pribadi. Jadi saya untuk tahun ini yang dianggarkan saya tidak membeli mobil kendaraan dinas untuk saya," ungkapnya.
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tercatat akan membeli mobil dinas baru untuk Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dengan anggaran Rp 2,4 miliar. Padahal tahun lalu, pengadaan mobil dinas sudah dilakukan.
Hal itu diketahui dari laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP. Paket ini memiliki kode rancangan umum pengadaan (RUP) 63950896.
"Belanja Modal Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan," demikian tertulis dalam nama paket di website yang dilihat, Minggu (15/3/2026).
Pengadaan ini berada di bawah Bagian Umum Setda Medan. Anggaran Rp 2,4 miliar bersumber dari APBD Medan tahun 2026.
"Total Pagu: Rp 2.400.000.000," tulis keterangan tersebut.
Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"
(astj/astj)