THR atau Tunjangan Hari Raya tentunya sangat dinanti-nantikan oleh para pekerja setiap tahunnya. THR menjadi hak karyawan dan wajib untuk dibayarkan sebelum lebaran tiba.
Aturan pemberian THR kepada para pekerja ini telah diatur oleh pemerintah. Namun, tak hanya dalam dunia kerja, THR juga biasa dibagikan kepada sanak saudara di momen Idulfitri.
Memberikan THR menjadi tradisi berbagi rezeki dan kebahagiaan kepada keluarga. Namun, untuk hal ini tidak ada aturan resmi yang mengikatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof Muzakkir mengatakan bahwa berbagi THR ini sudah menjadi tradisi di Indonesia saat akan menyambut Idulfitri.
"Ini merupakan suatu tradisi yang terjadi di negara kita, saya pikir juga di negara-negara lain," kata Muzakkir dalam program kultum Ramadan detikSumut, Rabu (11/3/2026).
Muzakkir mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda agar memberikan upah pekerja sebelum keringatnya kering. Hadist itu berbunyi:
Ψ£ΩΨΉΩΨ·ΩΩΨ§ Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬ΩΩΨ±Ω Ψ£ΩΨ¬ΩΨ±ΩΩΩ ΩΩΨ¨ΩΩΩ Ψ£ΩΩΩ ΩΩΨ¬ΩΩΩΩ ΨΉΩΨ±ΩΩΩΩΩ
"Berikanlah kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering." (HR. Ibnu Majah)
"Artinya, jangan sampai mereka menderita, karena pekerjaan yang sudah mereka selesaikan, tapi hak mereka belum diberikan," sebutnya.
Di Indonesia, kata Muzakkir, perusahaan diwajibkan untuk membayar THR karyawannya. Hal ini bertujuan agar para pekerja bisa memanfaatkan uang THR itu untuk keperluan berlebaran. Dengan begitu, semua orang bisa merasakan sukacita Idulfitri.
"Tujuannya apa? supaya mereka itu berbahagia, bisa menikmati jerih payah dan kerja keras mereka yang bekerja selama 1 tahun. Di saat nanti berhari raya bersama keluarga, mereka yang mudik ke kampung halaman, dengan THR yang berkah itu bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi mereka. Mereka barangkali susah, ingin juga memiliki pakaian baru, ingin memiliki makanan yang lezat cita rasanya, kepingin juga mereka mengunjungi kampung halamannya, maka THR itu menjadi sesuatu yang berkah yang harus kita berikan, dan itu sebagai tanda rasa kesyukuran, dan bahagianya orang yang bekerja," tutup Muzakkir.
(fnr/dhm)











































