Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Aceh. Polisi meminta warga tidak panic buying dan akan menindak pelaku penimbun minyak.
"Polda Aceh mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan secara pribadi dan dapat merugikan orang lainnya," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).
Joko meminta warga melapor bila mengetahui adanya praktik penimbunan BBM. Polisi akan memproses pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila menemukan ada penimbunan dan bisa menimbulkan kelangkaan BBM di Aceh, maka Polda Aceh akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," jelas Joko.
Mantan Kapolresta Banda Aceh itu mengajak masyarakat Aceh untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu hoaks. Menurutnya, stok BBM di Aceh dalam kondisi aman.
Joko juga mengutip penjelasan Pertamina terkait cadangan minyak 20 hari. Berdasarkan keterangan resmi dari Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, angka itu disebut merupakan cadangan operasional BBM bukan menunjukkan keterbatasan pasokan.
"20 hari yang dimaksud adalah cadangannya. Secara storage kita bisa menampung hingga 25 sampai 26 hari. Angka 20 hari ini sebenarnya memang sudah dari dulu begitu," jelas Joko mengutip pernyataan Pertamina.
Sebelumnya, warga di Aceh Tengah ramai-ramai membeli BBM dengan membawa jeriken. Pemerintah setempat meminta warga tidak panic buying karena stok bahan bakar aman.
Dilihat detikSumut dari video beredar, Rabu (4/3/2026), warga mendatangi SPBU dan Pertashop dengan membawa jeriken berbagai ukuran. Antrean jeriken mengular.
Selain itu, warga juga membeli BBM dalam jumlah banyak di pedagang eceran. Rata-rata masyarakat memasukkan minyak dalam jeriken bukan dalam kendaraan.
Antrean BBM juga terlihat di Banda Aceh. Pantauan detikSumut di lima SPBU di Kota Banda Aceh, Kamis (5/3/2026), antrean dipenuhi kendaraan roda dua dan empat. Kendaraan mengantre hingga ke jalan raya sehingga memacetkan arus lalu lintas.
Di SPBU Jalan Syiah Kuala, terlihat antrean kendaraan roda empat dua baris di badan jalan. Sementara di SPBU Gampong Mulia, antrean mengular satu baris. Antrean kendaraan roda empat juga terlihat di SPBU Batoh, Kuala Alam dan Lueng Bata.
(agse/dhm)











































