Warga di Aceh Tengah ramai-ramai membeli BBM dengan membawa jeriken. Pemerintah setempat meminta warga tidak panic buying karena stok bahan bakar aman.
Dilihat detikSumut dari video beredar, Rabu (4/3/2026), warga mendatangi SPBU dan Pertashop dengan membawa jeriken berbagai ukuran. Antrean jeriken mengular.
Selain itu, warga juga membeli BBM dalam jumlah banyak di pedagang eceran. Rata-rata masyarakat memasukkan minyak dalam jeriken bukan dalam kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadis Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal mengatakan, berdasarkan informasi dari PT Pertamina stok BBM untuk wilayah Aceh Tengah dalam kondisi aman. Hari ini disebut ada kapal yang bersandar membawa BBM untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran Idul Fitri.
"Untuk wilayah distribusi depot Lhokseumawe termasuk kabupaten Aceh Tengah di dalamnya, stok di depot saat ini pertamax ada 1,3 juta liter, pertalite 4,3 juta liter dan solar 2,3 juta liter," kata Mustafa dalam keterangannya.
Mustafa meminta masyarakat tidak melakukan panic buying. BBM disebut akan dipasok ke wilayah Gayo saban hari.
"Stok BBM InsyaAllah dalam kondisi aman. Diharapkan kepada masyarakat tidak perlu panic buying karena distribusi BBM ke aceh tengah akan dilakukan setiap hari," ujar Mustafa.
Selain di Aceh Tengah, kondisi serupa juga terjadi di Bener Meriah. Warga di daerah tersebut juga membawa jeriken beragam ukuran untuk menyetok minyak.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan ketahanan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Ia menyebutkan, stok BBM saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 20 hari.
"Masih cukup 20 hari," kata Bahlil, Senin (2/3/2026) dilansir detikFinance.
(agse/nkm)
