Bulan Ramadan tidak hanya dikenang sebagai momentum ibadah dan pengendalian diri, tetapi juga sebagai saksi berbagai peristiwa besar yang mengubah arah sejarah Islam. Selain Perang Badar yang kerap disebut sebagai tonggak kemenangan pertama umat muslim, ada sejumlah kejadian penting lain yang terjadi di bulan Ramadan.
Dari peristiwa turunnya Al-Qur'an hingga momentum penaklukan yang menentukan peta kekuasaan di Jazirah Arab, Ramadan menjadi bulan yang sarat makna strategis dan spiritual. Sejarah mencatat, di balik suasana puasa dan doa, tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, dan perubahan besar yang jarang diulas secara mendalam.
Dikutip detikHikmah, berikut ini sejumlah peristiwa penting yang terjadi di Bulan Ramadan yang tercatat dalam sejarah Islam. Simak sampai akhir ya!
Peristiwa Penting di Bulan Ramadan
1. Turunnya Wahyu Pertama Al-Qur'an
Wahyu pertama diturunkan pada bulan Ramadan, tepatnya 17 Ramadan, 13 tahun sebelum hijrah ke Madinah. Saat itu, Rasulullah SAW berusia 40 tahun. Peristiwa ini menjadi awal dimulainya risalah kenabian dan turunnya Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat manusia.
2. Lailatul Qadar
Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang terdapat pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Pada malam ini, Allah SWT menetapkan takdir kehidupan manusia untuk satu tahun ke depan.
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:
Dari 'Aisyah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Carilah Lailatul Qadar pada tanggal-tanggal ganjil dari sepuluh akhir bulan Ramadan." (HR Bukhari)
Dalam riwayat lain dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda, "Tunggulah Lailatul Qadar pada sepuluh akhir (bulan Ramadan) atau sembilan akhir." (HR Muslim)
3. Disyariatkannya Azan
Azan disyariatkan sebagai panggilan untuk melaksanakan salat pada tahun pertama hijrah Rasulullah SAW, dan peristiwa ini juga terjadi pada bulan Ramadan menurut pendapat terkuat.
Sejarahnya bermula dari sahabat bernama Abdullah bin Zaid yang bermimpi tentang seruan azan. Dalam mimpinya, ia didatangi seseorang berjubah hijau yang membawa lonceng dan mengajarinya rangkaian kalimat azan sebagai tanda masuknya waktu salat.
Kalimat tersebut adalah "Allahu Akbar Allahu Akbar, Asyhadu alla ilaha illallah, Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah, Hayya 'alash sholah hayya 'alash sholah, Hayya 'alal falah hayya 'alal falah, Allahu Akbar Allahu Akbar, dan La ilaha illallah."
Rasulullah SAW kemudian memerintahkan agar kalimat tersebut diajarkan kepada Bilal bin Rabah, yang selanjutnya menjadi orang pertama yang mengumandangkan azan.
4. Wafatnya Sayyidah Fatimah Az-Zahra (3 Ramadan 11 Hijriah)
Dalam hadits Aisyah, Fatimah berkata "Rasulullah bercerita kepadaku bahwa Jibril biasa menyodorkan Al-Qur'an kepada beliau sekali setiap tahun. Tetapi pada tahun ini Jibril menyodorkannya dua kali. Kata beliau, 'Aku merasa ajalku sudah hampir tiba, dan sesungguhnya kamu adalah keluargaku yang pertama akan menyusulku. Aku adalah sebaik-baik pendahulumu."
Disebutkan dalam buku Fatimah Az-Zahra: Penghulu Wanita Surga susunan Abdus Sattar Asy-Syaikh, menurut pendapat yang shahih, Fatimah hidup sekitar enam bulan setelah wafatnya Rasulullah SAW, meskipun terdapat pendapat lain yang menyebutkan kurang dari itu.
Simak Video "Video: Mengenal Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar"
(astj/astj)