Di antara deretan kuliner yang menggoda di Ramadan Food Festival, Medan Mall, ada satu camilan mungil yang kerap membuat pengunjung berhenti melangkah. Warnanya cerah, bentuknya lucu menyerupai buah dan sayuran mini, tampilannya nyaris seperti mainan.
Namanya luk chup, camilan manis khas Thailand yang belakangan kembali mencuri perhatian.
Luk chup terbuat dari kacang hijau kupas yang diolah bersama santan dan gula hingga halus. Adonan tersebut kemudian dibentuk kecil-kecil dan dilapisi agar-agar bening, sehingga permukaannya tampak mengilap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zahra, salah satu penjual luk chup di festival tersebut, menjelaskan bahwa sebagian bentuk dibuat menggunakan cetakan, sementara sisanya dibentuk secara manual.
"Kalau yang bentuk pisang ada cetakannya. Tapi kalau jagung, jambu, terong, cabai, jeruk, itu kita buat sendiri," ujarnya, Senin (9/2/2026).
Cita rasa luk chup dikenal lembut dengan rasa manis yang pas dan sensasi lemak dari santan yang ringan di mulut. Teksturnya halus, nyaris lumer saat digigit, menjadikannya camilan yang mudah disukai.
Ditambah lagi, bentuknya yang lucu dan beragam membuat lukchup digemari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Menurut Zahra, luk chup merupakan jajanan tradisional Thailand yang sempat viral di Indonesia beberapa waktu lalu. Hingga kini, peminatnya masih tergolong tinggi.
Selain berjualan di Food Festival Medan Mall, ia juga rutin membuka lapak di area car free day.
"Alhamdulillah, selalu habis. Sehari bisa sampai 300 pcs," katanya.
Di lapaknya, tersedia sekitar 12 varian luk chup dengan bentuk menyerupai buah dan sayur, seperti alpukat, jeruk, mangga, labu, pisang, terong, dan kacang. Ada pula varian luk chup isi buah dengan rasa anggur dan stroberi yang tak kalah diminati.
Untuk harga, lukchup original dibanderol Rp15.000 per enam pcs, sementara lukchup isi buah dijual Rp8.000 per pcs.
Tak hanya menarik perhatian dari tampilannya, luk chup juga meninggalkan kesan bagi para pembeli. Nurmala, salah seorang pengunjung, mengaku penasaran dengan bentuk-bentuknya yang unik.
"Kebetulan baru pertama kali coba, penasaran sama bentuk uniknya makanan ini. Pas dicicip, ternyata cocok di lidah saya, lembut dan manis," ujarnya.
Dengan tampilan menggemaskan, rasa manis yang lembut, serta sentuhan tradisi kuliner Thailand, luk chup menjadi pilihan camilan yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mata. Jika kamu berkunjung ke Ramadan Food Festival, Medan Mall yang berlangsung hingga 15 Februari 2026, jangan lupa untuk mencobanya, ya!
Artikel ini ditulis Siti Asyaroh, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom
(nkm/nkm)











































