Banjir melanda wilayah barat laut Suriah. Akibat bencana tersebut, tiga orang dilaporkan tewas.
"Dua anak dan seorang relawan Bulan Sabit Merah Suriah tewas akibat banjir di wilayah barat laut negara itu," menurut media pemerintah, dilansir detikNews dari AFP, Minggu (8/2/2026).
Hujan lebat di wilayah Idlib dan provinsi pesisir Latakia di Suriah juga sudah menyebabkan kerusakan di kamp-kamp pengungsi, menurut pihak berwenang, yang sudah meluncurkan operasi penyelamatan dan mendirikan tempat penampungan di daerah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita pemerintah SANA melaporkan "kematian seorang relawan Bulan Sabit Merah Arab Suriah dan cedera empat lainnya saat mereka menjalankan tugas kemanusiaan mereka" di provinsi Latakia.
Bulan Sabit Merah Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "sebuah kendaraan misi tergelincir ke lembah", menewaskan seorang relawan perempuan dan melukai empat lainnya, saat mereka pergi untuk menyelamatkan orang-orang yang terperangkap banjir bandang.
"Seorang relawan kelima terluka saat mencoba menyelamatkan seorang anak yang terjebak oleh air banjir," tambahnya.
SANA melaporkan bahwa dua anak meninggal pada hari Sabtu "akibat banjir besar yang melanda daerah Ain Issa" di utara provinsi Latakia.
Pihak berwenang menuturkan pada hari Minggu bahwa mereka sedang berupaya membersihkan jalan di kamp-kamp pengungsi di bagian provinsi Idlib yang terendam banjir.
Kementerian manajemen darurat dan bencana mengatakan 14 kamp pengungsi di sebagian provinsi Idlib terdampak, dengan tenda-tenda terendam, barang-barang hanyut, dan sekitar 300 keluarga terkena dampak langsung.
Sekitar tujuh juta orang masih mengungsi di dalam negeri Suriah, menurut badan pengungsi PBB, sekitar 1,4 juta di antaranya tinggal di kamp-kamp dan lokasi di barat laut dan timur laut negara itu.
(dhm/dhm)











































