Truk tangki air mengalami mogok di Jalan Jamin Ginting, Tikungan PDAM Tirtanadi KM 38, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Akibatnya, arus lalu lintas Medan-Berastagi mengalami kemacetan panjang.
Salah seorang pengendara yang terjebak macet, Anto Juliadi mengatakan kemacetan tersebut terjadi sejak sekitar pukul 15.00 WIB. Dia mengaku belum mengetahui pasti penyebab kemacetan itu terjadi.
"Kurang lebih sejak pukul 15.00 WIB tadi macetnya. Belum tahu pasti penyebabnya, ada yang bilang longsor dan ada juga yang bilang motor mogok, sebelum waktu salat Asar," ucap Anto, Minggu (8/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia meminta petugas kepolisian segera menyelesaikan kemacetan tersebut. Dia pun meminta agar petugas bersiaga di lokasi supaya sewaktu-waktu ada kejadian segera bisa diselesaikan.
"Maunya segera dituntaskan atau setidaknya ada petugas yang siaga di lokasi agar ketika terjadi peristiwa bisa segera diselesaikan," katanya.
Kanit Lantas Polsek Pancur Batu, AKP Rizal Purba, membenarkan adanya kemacetan panjang di jalur Medan-Berastagi, tepatnya di Jalan Jamin Ginting KM 38. Dia menyebut kemacetan itu akibat kendaraan truk tangki air yang mogok.
"Truk tangki air mogok karena mengalami kerusakan as roda. Ditambah kondisi jalan yang hanya cukup dilalui dua mobil roda empat, sehingga terjadi kemacetan panjang," kata Rizal kepada detikSumut.
Saat ini, petugas telah berupaya melakukan penggeseran kendaraan mogok yang menghambat arus lalu lintas, serta mengerahkan personel untuk mengatur lalu lintas.
"Sudah kita geser mobil yang mogok dan petugas berjaga untuk mengatur lalu lintas guna mengurangi kemacetan," ujarnya.
Rizal mengimbau masyarakat yang melintas di jalur tersebut agar tidak mengambil jalur lawan karena dapat memperparah kemacetan. Kemudian, dia berharap masyarakat lebih bersabar serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan.
"Kami minta pengendara tidak mengambil jalur berlawanan. Selain karena kendaraan mogok, kemacetan juga terjadi akibat pengendara yang ingin terburu-buru sehingga mengambil jalur lawan," jelasnya.
(dhm/dhm)











































