Banyak orang tua mengira penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease atau Gerd hanya dialami oleh orang dewasa. Padahal, anak kecil pun bisa mengalami kondisi ini, meski gejala dan penyebabnya kerap berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa.
Berikut penjelasan lengkap mengenai kemungkinan Gerd pada anak, mulai dari penyebab, gejala, hingga langkah penanganannya.
Apa itu Gerd pada Anak?
Dilansir dari akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) @idai_ig, Gastroesophageal Reflux (GER) adalah kondisi ketika isi lambung anak naik kembali ke kerongkongan.
Pada bayi biasanya ini terlihat seperti gumoh. Namun kondisi ini ternyata sangat umum dan biasa terjadi pada bayi di bawah 1 tahun. Kabar baiknya, sebagian besar akan membaik dengan sendirinya seiring pertumbuhan bayi.
Gerd pada anak dapat berubah menjadi Gastroesophageal Reflux Disease apabila terjadi dengan terus menerus, menyebabkan keluhan, dan juga ganguan pada anak. Gerd adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan masalah kesehatan.
Bagaimana Gejala Gerd pada Anak?
Gejala Gerd pada anak itu berbeda-beda dan tergantung pada usia anak.
Pada Bayi
· Gumoh atau muntah berulang disertai rewel
· Menolak minum atau menyusu
· Sering terbangun saat tidur
· Berat badan sulit baik
Pada Anak yang Lebih Besar
· Nyeri ulu hati atau dada
· Mual dan rasa asam di mulut
· Suara menjadi serak dan sering batuk di malam hari
· Nafsu makan menurun
Simak Video "Video: Bahaya yang Mengintai Jika GERD Tak Segera Ditangani"
(astj/astj)