Apakah Anak Kecil Bisa Gerd? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Anak Kecil Bisa Gerd? Ini Penjelasan Lengkapnya

Eme Arapenta Tarigan - detikSumut
Jumat, 30 Jan 2026 16:50 WIB
Apakah Anak Kecil Bisa Gerd? Ini Penjelasan Lengkapnya
Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong
Medan -

Banyak orang tua mengira penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease atau Gerd hanya dialami oleh orang dewasa. Padahal, anak kecil pun bisa mengalami kondisi ini, meski gejala dan penyebabnya kerap berbeda dengan yang terjadi pada orang dewasa.

Berikut penjelasan lengkap mengenai kemungkinan Gerd pada anak, mulai dari penyebab, gejala, hingga langkah penanganannya.

Apa itu Gerd pada Anak?

Dilansir dari akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) @idai_ig, Gastroesophageal Reflux (GER) adalah kondisi ketika isi lambung anak naik kembali ke kerongkongan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada bayi biasanya ini terlihat seperti gumoh. Namun kondisi ini ternyata sangat umum dan biasa terjadi pada bayi di bawah 1 tahun. Kabar baiknya, sebagian besar akan membaik dengan sendirinya seiring pertumbuhan bayi.

Gerd pada anak dapat berubah menjadi Gastroesophageal Reflux Disease apabila terjadi dengan terus menerus, menyebabkan keluhan, dan juga ganguan pada anak. Gerd adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan masalah kesehatan.

ADVERTISEMENT

Bagaimana Gejala Gerd pada Anak?

Gejala Gerd pada anak itu berbeda-beda dan tergantung pada usia anak.

Pada Bayi

Β· Gumoh atau muntah berulang disertai rewel

Β· Menolak minum atau menyusu

Β· Sering terbangun saat tidur

Β· Berat badan sulit baik

Pada Anak yang Lebih Besar

Β· Nyeri ulu hati atau dada

Β· Mual dan rasa asam di mulut

Β· Suara menjadi serak dan sering batuk di malam hari

Β· Nafsu makan menurun

Apakah Gerd pada Anak Berbahaya?

Gumoh atau Gerd pada bayi umumnya tidak berbahaya. Namun, Gerd perlu dievaluasi jika menyebabkan gangguan makan atau menyusu, berat badan tidak naik, dan bayi nampak tidak nyaman.

Sedangkan Gerd pada anak yang lebih besar dapat menyebabkan radang kerongkongan (esofagitis), gangguan makan dan anemia, kerusakan gigi, dan juga masalah pernafasan seperti radang paru (pneumonia).

Apa Penyebab Gerd pada Anak?

Pada bayi Gerd dapat disebabkan oleh pintu lambung yang belum matang, kapasitas lambung yang relatif kecil, volume minum yang besar, dan juga posisi setelah menyusu.

Sedangkan pada anak yang lebih besar Gerd dapat disebabkan oleh makan yang tidak teratur, makan berlebihan dalam satu waktu, memakan makanan kurang sehat (seperti berlemak, asam, atau pedas), berat badan berlebih, dan juga langsung berbaring setelah makan.

Bagaimana Mengatasi Gerd pada Anak?

Berikut adalah cara mengatasi Gerd pada anak:

1. Makan dengan porsi kecil tapi sering.

2. Tidurkan anak dengan posisi kepala lebih tinggi.

3. Thickening milk (pengentalan susu) pada bayi dapat mengurangi gumoh.

4. Pengobatan medis sesuai anjuran dokter.

Kapan Anak Harus ke Dokter?

Anak harus segera dibawa ke dokter jika anak menunjukkan gejala seperti

1. Muntah berulang atau tidak bisa berhenti

2. Suara serak dan batuk secara terus menerus

3. Kesulitan bernafas atau sesak

4. Nafsu makan sangat berkurang dan berat badan turun secara drastis

5. Tidur yang sering terganggu karena tidak nyaman

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai Gerd pada anak, mulai dari gejala hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel ditulis Eme Arapenta Tarigan, peserta program maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Bahaya yang Mengintai Jika GERD Tak Segera Ditangani"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads