Seekor Harimau Sumatera tercebur ke sebuah bendungan air pembangkit listrik tenaga mikro hidro PT Optima Tirta Energy (OTE) di Nagari Kajai Selatan, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar). Setelah berhasil keluar dari bendungan, harimau itu kemudian lari ke hutan.
Potongan video harimau itu jatuh ke bendungan tersebar luar di media sosial. Di video berdurasi 35 detik terlihat harimau tersebut tengah berupaya keluar dari bendungan.
Harimau itu menyusuri sudut bendungan untuk berupaya naik ke permukaan. Di akhir video harimau tersebut berhasil naik dan meninggalkan bendungan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, ada harimau yang tercebur di bendungan kami. Kejadian tadi pagi sekira pukul 05.13 WIB. Kami mengetahui usai dia terekam CCTV," kata Humas PT OTE, Dramendra kepada detikSumut, Sabtu (23/3/2024).
Dia baru sadar ada harimau yang jatuh ke bendungan setelah melihat rekaman CCTV. Untuk kronologi masuknya harimau dia tidak mengetahui secara pasti.
"Kami tahu dia sudah di sana berdasarkan rekaman CCTV. Sementara dari mana masuknya dan bagaimana kronologi pastinya kami tidak mengetahui secara pasti. Namun usai sampai bendungan itu dia berupaya naik dan keluar dari lokasi itu," ungkapnya.
Harimau itu selama ini belum pernah berada lokasi tersebut. Saat ini PT OTE bersama pihak terkait meminta masyarakat untuk tetap waspada terkait kemunculan harimau itu.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek setempat, dan meminta masyarakat untuk waspada. Karena kemunculan harimau di lokasi itu baru pertama terjadi. Sehingga kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan," jelasnya.
Warga Diminta Waspada
Pelaksana Harian (Plh) BKSDA Sumbar Dian Indriati memprediksi warga yang tercebur ke bendungan masih berkeliaran di pemukiman warga. Oleh karena itu, dia mengimbau agar warga lebih berhati-hati dan waspada.
"Satwa sudah keluar dari saluran air. Namun masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga. Saat ini Tim WRU SKW I menuju lokasi tersebut," katanya dalam keterangan tertulis
Dalam penanganan harimau Sumatera itu, BKSDA Sumbar juga sudah berkoordinasi dengan dokter hewan. "Tim juga melibatkan dokter hewan dalam penanganan (harimau)," tutupnya.
Harimau Kabur ke Hutan
Setelah dilakukan penelusuran, BKSDA Sumbar menemukan harimau yang tercebur ke bendungan itu sudah bergerak ke hutan. Disimpulkan harimau tersebut telah kembali ke habitatnya.
"Hasil identifikasi di lapangan, ditemukan jejak (kaki harimau) di jalan menuju kawasan hutan Togar. Temuan ini berjarak sekitar 1,5 km dari titik lokasi dilaporkan kemunculan harimau itu. Maka disimpulkan harimau tersebut telah kembali ke habitatnya," kata Dian Indriati dalam keterangan pada detikSumut, Minggu (24/3/2024).
Dian mengatakan, selain temuan jejak kaki harimau Sumatera yang mengarah menuju kawasan hutan Togar, tim WRU SKW I BKSDA Sumbar juga menemukan bekas cakaran harimau di dinding bendungan (lokasi awal harimau). Bukti-bukti temuan itu juga memperkuat sosok harimau tersebut sudah menjauhi pemukiman masyarakat.
Kendati diyakini telah menjauh pemukiman masyarakat, dia juga meminta masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas di ladang. Durasi aktivitas masyarakat di ladang juga diminta dikurangi.
"Tim sudah melakukan edukasi pada warga melalui perangkat desa di sana. Berkaitan dengan perilaku harimau itu, kita menghimbau warga agar tetap waspada jika melakukan aktivitas di ladang. Sementara aktivitas di malam hari harus ditiadakan dan durasi lama di ladang juga dikurangi," tutupnya.
(astj/astj)