Viral di media sosial warga berbondong-bondong mengambil air dari kubangan. Kejadian viral itu diketahui terjadi di Bengkong Sadai, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Dilihat detikSumut, video berdurasi 18 detik menunjukkan beberapa orang warga tengah mengambil air di kubangan. Terlihat warga mengambil air menggunakan gayung lalu dimasukkan ke dalam galon.
Dalam video itu juga terlihat beberapa anak ikut bersama orang tuanya yang tengah mengambil air di kubangan. Kejadian itu diketahui akibat air tidak mengalir di kawasan Bengkong sejak Jumat, pekan lalu.
Oca, warga Bengkong Sadai, Bengkong yang ikut mengambil air dari kubangan mengaku hal itu terpaksa dilakukan karena air di rumahnya tidak mengalir sejak Jumat (16/6). Air itu digunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi hingga mencuci.
"Kemarin pas selesai hujan saya juga ambil air disitu. Banyak juga warga yang ambil. Ada yang pakai becak motor bawahnya ada juga pakai mobil bawa banyak galon," kata Oca ditemui di dekat lokasi kubangan viral, pada Senin (19/6/2023).
Oca sendiri mengaku berhasil mengumpulkan 1 drum dari kubangan tersebut. Air tersebut menurutnya merupakan air hujan yang tertampung di kubangan tersebut.
"Saya kemarin mengumpulkan 1 drum dari tempat itu. Itu kan lubang yang sengaja digali mau bangun rumah jadi warga Batam ambil air disitu. Biasanya dipakai main anak-anak. Kalau gak hujan ya nggak ada airnya," ujarnya.
Oca mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu khawatir dengan air yang diambilnya dari galian tersebut. Ia mengatakan bahwa air yang diambilnya terlihat bening.
"Berani ambil air di situ soalnya nampaknya bening dan tak ada binatang. Kebutuhan mendesak juga karena tak ada sumber air yang lain," tambahnya.
Oca mengatakan dirinya terpaksa mengambil air dikubangan karena tidak cukup berat membeli air tengki. Ia mengatakan air tangki harganya terbilang mahal untuk ukuran 5 ribu liter.
"Air tangki harganya Rp 1 juta. Bantuan air Tangki juga tidak aja jadi ya daripada tak ada air terpaksa ambil di situ," ujarnya.
Respons PT Air Batam, simak selengkapnya di halaman selanjutnya...
(dpw/dpw)