Perburuan pembelian tiket konser Coldplay sudah usai dilakukan oleh para penggemar. Namun banyak kisah menarik dari para fans Coldplay saat berburu tiket konser band asal Inggris tersebut.
Salah satu fans Coldplay asal Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Viki Wahyudi memiliki kisah menarik berburu tiket konser band kesayangannya itu. Berbeda dengan fans Coldplay umumnya di Indonesia, Viki malah berburu tiket konser Coldplay di Kuala Lumpur, Malaysia.
Viki menyebutkan alasannya memburu tiket konser Coldplay yang digelar di National Stadium Bukit Jalil, Malaysia karena lebih murah. Perbedaan biaya hampir 50 persen dengan konser yang digelar di Jakarta.
"Pas dapat informasi ada konser Coldplay, saya coba buat hitung-hitungan di Microsoft Excel, karena tinggal di Batam saya menghitung mana yang murah biaya tiket akomodasi ke Kuala Lumpur, Malaysia atau ke Jakarta. Saya bikin rincian dari tiket pesawat hingga menginap 3 hari 2 malam dengan tiket konser festival. Untuk Jakarta perhitungannya Rp 6.150.000. Untuk biaya di Malaysia dan tiket dengan biaya Rp 3.545. 000," kata Viki, Sabtu (20/5/2023).
Viki menceritakan awal dirinya mulai menyukainya Coldplay. Dia mengaku suka saat bekerja sebagai penyiar radio swasta di Batam. Saat itu dirinya sering mendengarkan lagu dari band tersebut.
"Karena dulu 2017 mau nonton konser Coldplay di Singapura dan Bangkok, pada saat itu saya tidak dapat kesempatan itu jadi saya coba lagi begitu ada konser di Malaysia dan Jakarta tahun ini," ujarnya.
Dari hasil perhitungan, Viki akhirnya memutuskan untuk mengikuti antrean pembelian tiket konser Coldplay yang di Kuala lumpur, Malaysia. Ia mencoba membeli tiket pada tanggal 16 Mei lalu namun tidak berhasil didapatkan.
"Pada tanggal 16 Mei saya mencoba beli tiket untuk yang di Malaysia, saya ikut antrean online berjam-jam namun itu ternyata penjualnya khusus untuk orang Malaysia. Saya coba hubungi teman di Malaysia namun mereka juga tidak mendapatkan tiket di hari itu," ujarnya.
Baca selengkapnya di halaman berikut...
Simak Video "Video: Kristin Cabot yang Akhirnya Bicara soal Skandal dengan CEO Astronomer"
(dhm/dhm)