Detik-detik Pasutri Ditemukan Tewas-Lemas dalam Mobil di Medan

Detik-detik Pasutri Ditemukan Tewas-Lemas dalam Mobil di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 05 Jun 2026 22:21 WIB
Teks foto: Tim inafis saat olah TKP mobil ditemukannya kedua korban. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Tim inafis saat olah TKP mobil ditemukannya kedua korban. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Pasangan suami istri (pasutri) tewas usai diduga keracunan AC mobil di Jalan Harapan Pasti, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Begini detik-detik ditemukannya kedua korban.

Kedua korban itu diketahui bernama Suharlin dan Dame Lamria Pakpahan. Usianya sekitar 40 tahunan.

Kepling IV Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Jun Hasibuan mengatakan informasi kejadian itu pertama kali diterimanya sekira pukul 14.00 WIB, tadi. Usai menerima informasi itu, Jun pun langsung menuju lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dapat informasinya tadi jam 2 siang bahwasanya di lingkungan saya ada yang meninggal dalam mobil," kata Jun saat diwawancarai di lokasi kejadian, Jumat (5/6/2026).

Setibanya di lokasi, mobil yang menjadi tempat ditemukannya korban masih terparkir di depan rumah orang tua korban itu. Saat itu, bagian kaca mobil sudah dalam kondisi pecah dan kedua korban telah dibawa ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban Suharlin sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan itu, sedangkan istri korban masih bernapas. Setibanya di RS, keduanya dinyatakan meninggal dunia.

"Kalau informasi yang saya dapat, suaminya sudah meninggal (saat ditemukan) istrinya masih ada napasnya, sampai di RS sudah tidak ada," sebutnya.

Jun mengatakan bahwa kedua korban itu pertama kali ditemukan oleh keponakan korban sekira pukul 13.00 WIB. Sebelum ditemukan tak sadarkan diri, keponakan korban itu sempat membangunkan keduanya yang tengah berisitirahat di dalam mobil sekira pukul 11.00 WIB. Namun, saat itu, istri korban masih menyahut.

Lalu, sekira pukul 13.00 WIB, keponakan korban kembali membangunkannya, tetapi keduanya sudah dalam keadaan tak sadarkan diri. Alhasil, pihak keluarga memecahkan kaca mobil dan mengevakuasi keduanya.

"Setelah itu, jam 13.00 WIB, dilihat, nggak ini (respons) lagi, barulah dipecahkan kaca, dibawa (ke RS)," sebutnya.

Dia mengatakan bahwa di lokasi itu memang mati listrik tadi malam.

"(Di sini) tadi malam hujan, mati lampu. Rumah saya di Jalan Air Bersih Ujung mati mulai jam 7 malam sampai pagi tadi baru hidup," sebutnya.

Kapolsek Medan Area AKP Ainul Yaqin mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian para korban. Namun, dari dugaan sementara, keduanya diduga keracunan AC mobil.

"Kami masih menyelidiki apa ada indikasi tanda-tanda kekerasan atau yang lainnya. Namun, dugaan sementara yang bisa diambil dari fakta-fakta di lapangan mungkin karena keracunan gas di dalam mobil karena dalam keadaan mobil menyala," kata Yaqin saat diwawancarai di lokasi.

Yaqin mengatakan informasi penemuan mayat itu diterima pihak kepolisian sekira pukul 13.00 WIB, tadi. Usai menerima informasi itu, petugas kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kata Yaqin, kedua korban ini awalnya berangkat dari rumah mereka menuju ke rumah orangtuanya di Jalan Harapan Pasti itu sekira pukul 23.00 WIB, tadi malam. Keduanya mendatangi rumah keluarga tersebut karena di rumah mereka tengah mati lampu.

Namun, setibanya di rumah orang tua tersebut, kedua korban memutuskan untuk beristirahat di dalam mobil.

"Berdasarkan keterangan keluarga, pada saat di sini (di rumah ortu) yang bersangkutan tidak mau masuk ke dalam (rumah) hanya istirahat di dalam mobil yang diparkir di depan rumahnya," ujarnya.

Yaqin menyebut bahwa dari keterangan pihak keluarga, mobil yang berisi korban itu ditemukan dalam keadaan menyala dan AC dalam keadaan hidup. Lalu, saat dicek, kedua korban sudah dalam keadaan lemas.

Pihak keluarga pun membawa kedua korban ke rumah sakit. Namun, nahasnya, nyawa keduanya tidak tertolong.

"(Kedua korban) didapati sudah dalam keadaan lemas. Pada saat dibawa ke rumah sakit, dinyatakan keduanya meninggal dunia," ujarnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads