Warga Rusia Kabur dari Negaranya gegara Takut Disuruh Ikut Perang

Internasional

Warga Rusia Kabur dari Negaranya gegara Takut Disuruh Ikut Perang

Tim detikNews - detikSumut
Selasa, 27 Sep 2022 21:08 WIB
Travellers from Russia drive after crossing the border to Georgia at the at the Zemo Larsi/Verkhny Lars station, Georgia September 26, 2022.  REUTERS/Irakli Gedenidze
Foto: REUTERS/IRAKLI GEDENIDZE
Medan -

Banyak warga Rusia yang tidak ingin dipanggil untuk ikut dalam perang di Ukraina. Untuk menghindari dipanggil itu, warga Rusia berbondong-bondong meninggalkan negaranya.

Dikutip dari detikNews yang melansir dari kantor berita Reuters, Selasa (27/9/2022), media pemerintah Rusia yang mengutip pejabat-pejabat setempat mengatakan, pada satu titik pada hari Minggu (25/9) waktu setempat, lebih dari 3.000 kendaraan mengantre untuk melintasi perbatasan. Akibat antrean itu, perkiraan waktu tunggu untuk memasuki Georgia mencapai 48 jam.

Dari data Tblisi, ibu kota Georgia, telah melihat masuknya sekitar 40.000 warga Rusia sejak Moskow menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu.


"Ketika kami mengetahui tentang mobilisasi, kami meninggalkan semuanya di rumah dan melompat ke dalam mobil," kata warga Rusia, Dmitry Kuriliyunok kepada Reuters di Tbilisi.

Dmitry dan keluarganya keluar dari Rusia melalui Krasnodar ke Mineralnye Vody di Kaukasus Utara, sebuah pos awal bagi banyak orang yang menyeberang ke Georgia. Di sana, Dmitry dan keluarganya menyewa sopir lokal untuk membawa mereka melewati pos pemeriksaan perbatasan dan setelah 24 jam mereka tiba di Tbilisi.

"Kami sepenuhnya menentang perang ini. Bagi kami, seperti bagi orang lain, itu menakutkan. Untuk mati dan membunuh orang lain, dan untuk apa? Kami tidak mengerti. Karena itu, kami memutuskan untuk melarikan diri," katanya.

Jumlah pasti orang yang telah meninggalkan Rusia sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan apa yang disebutnya "mobilisasi parsial", tidaklah jelas. Tapi gambaran awal menunjukkan terjadinya eksodus substansial.



Simak Video "Salam Perpisahan Pasukan Cadangan Rusia dengan Keluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)