Golkar Teriakkan Perlawanan ke Edy Rahmayadi, Ada Apa?

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikSumut
Senin, 15 Agu 2022 15:14 WIB
Sekretaris DPD I Partai Golkar Sumut Ilhamsyah (Ahmad Arfah/detikSumut)
Sekretaris DPD I Partai Golkar Sumut Ilhamsyah (Ahmad Arfah/detikSumut)
Medan -

Golkar Sumut meneriakkan perlawanan kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Ada apa?

Sekretaris Golkar Sumut Datok Ilhamsyah mengatakan hal itu karena Edy mengeluarkan pernyataan yang menyebut Golkar tidak mendukung pembangunan di Sumut. Edy disebut menyampaikan hal itu dalam sebuah acara di Langkat pada Rabu (10/8) yang lalu.

"Kami mendapat laporan dari fraksi dan DPD Golkar Langkat. Pernyataannya (Edy Rahmayadi) mengatakan bahwa Golkar tidak mendukung pembangunan di Sumatera Utara terkait proyek multi years," kata Datok saat konferensi pers di kantor Golkar Sumut, Medan, Senin (15/8/2022).


Dijelaskan Ilhamsyah, Edy menyampaikan hal itu saat acara yang digelar di gedung DPRD Langkat. Saat itu Edy disebut bertanya siapa Ketua Golkar Langkat.

Setelah mengetahui Ketua Golkar Langkat adalah kader Golkar, dijelaskan Ilhamsyah, Edy mengeluarkan kata-kata yang menyebut Golkar sebagai partai yang tidak mendukung pembangunan Sumut.

"Banyak yang mendengar (Edy Rahmayadi) menyampaikan 'partai Golkar yang nggak setuju pembangunan itu'," sebut Ilhamsyah.

Ilhamsyah mengatakan kader Golkar resah atas pernyataan dari Edy Rahmayadi itu. Dia pun membantah jika Golkar tidak peduli terhadap pembangunan Sumut.

"Kami tidak mau partai ini digiring seolah-olah tidak berpihak kepada masyarakat. Golkar dari dulu selalu berpihak," ucap Ilhamsyah.

Ilhamsyah mengatakan kader Golkar merupakan kader-kader yang santun dan tahu aturan. Namun jika ada yang melakukan penghinaan terhadap partai seperti ini, Ilhamsyah mengatakan kader-kader meminta untuk melakukan perlawanan.

"Martabat partai di atas segala-galanya, yang harus dipertaruhkan dan dipertahankan seluruh kader-kader partai. Kader Golkar tahu apa yang harus dilakukan. Jika partai dan lambang partainya dihina, lawan!," tegas Ilham.

"Kalau sudah sampai ada penghinaan lambang, partai, itu lawan," jelasnya.

Proyek Rp 2,7 Triliun Sudah Dimulai. Baca Halaman Selanjutnya: