Diteriaki Gubernur, Ijeck: Setelah September 2023 Kita Gaungkan

Tim detikSumut - detikSumut
Minggu, 19 Jun 2022 19:30 WIB
Musa Rajekshah saat acara Golkar Sumut
Musa Rajekshah saat acara Golkar Sumut (istimewa)
Medan -

Ketua Partai Golkar Sumatera Utara Musa Rajekshah (Ijeck) merespon teriakan yang memintanya menjadi calon Gubernur Sumatera Utara. Ijeck mengatakan, hal itu baru bisa digaungkan setelah masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara selesai.

Hal ini disampaikan Ijeck saat memberikan sambutan saat acara revitalisasi pengurus Golkar Sumut di Medan, Sabtu (8/6/2022). Ijeck awalnya menyampaikan kebanggan soal parta-partai lain yang mengikuti Golkar Sumut dalam pemilihan lokasi kantor.

"Kita juga cukup bangga, karena beberapa strategi yang kita lakukan ternyata juga diikuti saudara saudara kita dari partai politik yang lain. Salah satu contoh lihat saja kita berkantor di Sudirman, ada juga partai lain di situ. Ini menandakan kita tidak salah pilih," kata Ijeck dalam sambutannya.


Tak hanya itu, Ijeck juga menyindir partai yang berkantor di dekat kantor mereka. Ijeck mengatakan partai itu membuat kantor dengan memakai sponsor.

"Bahkan ada pula yang mensponsorinya., kalau kita pakai biaya sendiri," tuturnya.

Ijeck mengatakan dalam pemilihan lokasi kantor saja sudah membuat partai lain galau. Untuk itu, dia berharap agar seluruh kader partai Golkar terus menunjukkan eksistensinya agar kegalauan yang sudah terjadi di partai lain ini akan terus terjadi.

"Dalam menentukan posisi kantor saja sudah membuat galau orang lain. Belum lagi nanti dalam berjuang kita pileg, pilpres, pilkada," tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ijeck kemudian memimpin seluruh peserta untuk meneriakkan yel-yel mereka. Mulai dari teriakan Golkar menang hingga teriakan Airlangga Hartanto presiden.

Sebelum Ijeck turun dari atas panggung, peserta acara meneriakkan Ijeck sebagai gubernur. Ijeck pun merespon itu dengan menyebut dirinya belum bisa menyampaikan hal itu karena saat ini masih menjadi Waki Gubernur Sumut.

"Bukannya saya ini pura-pura nggak tahu, saya memang enggak mau. Karena apa, posisi saya sekarang masih Wakil Gubernur Sumatera Utara. Tapi setelah September 2023 (masa jabatan gubernur dan wakil gubernur habis), baru kita gaungkan lebih," jelas Ijeck.



Simak Video "Momen Kericuhan Polisi-Warga saat Eksekusi Kafe di Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)