Ortu Mahasiswa Baru Geruduk Biro Unimed, Tuntut Penurunan UKT

Nizar Aldi - detikSumut
Rabu, 10 Agu 2022 18:33 WIB
Unimed (dok. Instagram Unimed)
Unimed (dok. Instagram Unimed)
Medan -

Puluhan orang tua mahasiswa baru (Maba) menggeruduk Gedung Rektorat Universitas Negeri Medan (Unimed). Kedatangan mereka untuk minta kepastian penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) anaknya.

Sesampainya di depan gedung, mereka dijumpai oleh Ketua Senat Unimed Syawal Gultom, Wakil Rektor I Restu, dan Wakil Rektor III Sahat Siagian.

Saat dijumpai, para orang tua meminta kepastian terkait dengan penurunan UKT anaknya yang baru masuk ke Unimed. Karena mereka sudah melakukan permohonan penurunan UKT sejak tanggal 25 Juli yang lalu.


Syawal Gultom selaku Ketua Senat Unimed mengatakan penerapan UKT tersebut sudah sesuai dengan SK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Kemudian dihitung BKT yang akhirnya per mahasiswa sebesar Rp 20 juta per semesternya.

"Harus ada SK kementerian baru bisa diterapkan (UKT), bagaimana cara menghitungnya? Dihitunglah biaya operasional Unimed namanya BKT (Biaya Kuliah Total), ternyata BKT nya Unimed itu ternyata Rp 20 juta per mahasiswa per semester," kata Syawal Gultom kepada orang tua Maba, Rabu (10/8/2022).

Ketua Senat Unimed Syamsul Gultom dan Wakil Rektor I Restu saat dialog dengan para orang tua (istimewa/tangkapan layar)Ketua Senat Unimed Syawal Gultom dan Wakil Rektor I Restu saat dialog dengan para orang tua (istimewa/tangkapan layar)

Dengan tingginya BKT tersebut, Syawal menjelaskan akhirnya Unimed melakukan berbagai upaya untuk mencukupi biaya tersebut. Salah satunya dengan mendapat bantuan operasional dari pemerintah maupun kerja sama dengan berbagai pihak untuk menutup biaya tersebut.

"Kemudian Unimed mencari lah dia ke sana sini, kemudian dapatlah dia misalnya bantuan BOPTN bantuan operasional, lakukan kerjasama untuk menutupi biaya ini, adakan kegiatan-kegiatan misalnya kolam renang untuk nutupin ini, akhirnya jatuhlah biaya (UKT) paling tinggi di Unimed itu yang Rp 7,5 juta itu dan yang terendah Rp 500 ribu," jelasnya.

Dialog tersebut sempat memanas, akibat orang tua merasa tuntutannya terkait kepastian penurunan UKT tersebut tidak terpenuhi. Terdengar tanya jawab yang akhirnya Syawal berucap kalau tak sanggup membayar UKT, orang tua jangan kuliah kan anaknya.

Ketua Senat Bilang Ortu Tak Usah Kuliahkan Anaknya di Unimed Jika Tak Mampu. Baca Halaman Berikutnya:



Simak Video "Hati-hati! Ada Komplotan Penipu Wanita di Aplikasi Kencan, Motor Dibawa Kabur"
[Gambas:Video 20detik]