Mendagri Minta ASN Pemkab Sijunjung Terapkan Budaya Kerja Transparan

Yudistira Perdana Imandiar - detikSumut
Rabu, 10 Agu 2022 15:58 WIB
Pemprov Sumbar
Foto: Dok. Pemprov Sumbar
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk mengubah pola pikir dan budaya kerja dalam melayani publik. Ia mengimbau agar ASN selalu mengedepankan prinsip anti korupsi.

Hal itu disampaikan Tito dalam acara Pengarahan Mendagri Kepada ASN Kabupaten Sijunjung, di Aula Kantor Bupati Sijunjung, Selasa (9/8/2022). Didampingi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, Anggota DPR RI Dapil Sumbar Guspardi Gaus, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir. dan Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah, Tito mengajak sekitar 500 ASN yang hadir untuk tidak lagi menerapkan prinsip kerja lama yang maunya dilayani.

Menurut Tito, dengan iklim keterbukaan informasi, praktik pelayanan yang baik harus diterapkan terutama sikap anti korupsi. Tito menjabarkan dengan menguatnya peran masyarakat sipil dengan didukung keberadaan media sosial, komplain atau komentar masyarakat terhadap pelayanan publik bisa langsung diketahui pimpinan termasuk presiden.


"Di tengah iklim demokratisasi, ASN harus bisa merubah budaya kerja yang lebih transparan, berintegritas. Masyarakat hari ini sangat kritis dan informasi juga terbuka. Jika ASN tidak berubah, akan terlindas, bahkan tidak sedikit yang jadi korban, terjerat persoalan hukum," jelas Tito dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (10/8/2022).

Selain itu, Tito juga menekankan pentingnya kepemimpinan kepala daerah dalam membangun soliditas internal, sehingga program-program yang disiapkan bisa berjalan dengan baik. Khusus di Sijunjung, Tito menagatakan potensi pertanian dan peternakan jika dikelola dengan optimal dan modern akan menjadi sektor unggulan luar biasa hasilnya.

"Tidak salah juga jika ingin mengeksplorasi tambang asal bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat. jangan nanti hanya dinikmati segelintir pejabat," tegas Tito.

Selain itu, Tito berpesan agar Pemkab Sijunjung memaksimalkan program pendidikan dalam rangka menciptakan sumber daya manusia berkualitas yang akan membangun Sijunjung nantinya. Menurut Tito, jika SDM bagus maka daya inovasi akan tinggi.

Pada kesempatan itu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyampaikan selain pertanian dan peternakan, di Sijunjung saat ini juga terdapat potensi pertambangan migas yang siap di eksplorasi.

Potensi lainnya yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemkab Sijunjung adalah potensi wisata alam Geopark Silokek yang diharapkan mampu bisa menunjang pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah.

"Oleh sebab itu, besar harapan kami, melalui pengarahan dari Bapak mendagri bisa meningkatkan motivasi kerja dan pelayanan ASN kepada masyarakat menjadi lebih baik," ungkap Benny.

Pada agenda di Sijunjung, Tito juga menandatangani tiga prasasti peresmian yakni gedung Kantor Bupati Sijunjung, gedung Rumah Sakit Umum Daerah serta Ruang Terbuka Hijau Muaro Sijunjuang.

(akn/ega)