Jambi

Waka DPRD Jambi Minta Petrochina Utamakan Serap Tenaga Kerja Lokal

Ferdi Almunanda - detikSumut
Senin, 01 Agu 2022 20:38 WIB
Wakil Ketua DPRD Jambi Faizal Riza
Foto: Istimewa
Jambi -

Wakil Ketua DPRD Jambi Faizal Riza menyebutkan jika penyerapan tenaga kerja lokal di Petrochina International Jabung Ltd masih belum optimal. Menurut dia penyerapan tenaga kerja di perusahaan drilling itu masih kurang.

"Masih kurang, penyerapan tenaga kerja lokal di sana, jangan hanya posisi supir, buruh kasar, cleaning service saja. Tetapi, untuk posisi yang membutuhkan jenjang sarjana juga. SDM lokal kita mampu kok, diperhatikan dong," kata Faizal Riza dalam keterangannya yang diterima detikcom, Senin (1/8/2022).

Hal itu diungkapkan Wakil rakyat fraksi Gerindra itu saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Petrochina International Jabung Ltd. Dalam rapat tersebut Faizal Riza meminta agar tenaga kerja lokal terutama di jenjang sarjana lebih diutamakan di sana.


Wakil rakyat asal Kabupaten Tanjungjabung Barat Jambi itu juga menilai informasi pelaksanaan perekrutan di Petrochina International Jabung Ltd terkesan tak terbuka secara luas. Sehingga banyak tenaga kerja lokal yang memiliki gelar sarjana tak mengetahui adanya lowongan pekerjaan di sana.

"Potensi SDM lokal kita, sebenarnya cukup mampu kok. Hanya saja, informasi perekrutan itu barangkali tertutup. Artinya, media-media penyalur informasinya tidak optimal," ujar Faizal Riza.

Wakil Ketua DPRD Jambi yang baru saja menyandang gelar doktor ilmu ekonomi tersebut juga menegaskan penyerapan tenaga kerja di Petrochina mesti memiliki proporsial, antara lokal dan luar daerah.

"Misalnya, penerimaan tenaga kerja lokal 50 persen, luar daerah 50 persen. Masa iya, sekian banyak lulusan kita tidak ada yang mumpuni, pasti ada yang kualifikasi," sebut Faizal.

Petrochina International Jabung Ltd merupakan perusahaan holdings SKK Migas yang berada di daerah Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat Jambi. Perusahaan ini juga diketahui berkantor pusat di Beijing dan merupakan Badan Usaha Milik Negara China National Petroleum Corporation (CNPC). Bahkan perusahaan bergerak di bidang migas ini telah mengoperasikan WK Jabung sejak 2002 silam.

Terakhir, Faizal Riza menjelaskan kehadiran Petrochina sejauh ini memang telah menyumbang dana bagi hasil sebesar Rp 254 miliar kepada Kabupaten Tanjungjabung Barat, pada tahun 2022. Sementara untuk Kabupaten Tanjungjabung Timur, sebesar Rp 60 miliar dalam satu tahun terakhir.

Meski telah menyumbang dana bagi hasil ke daerah, tentunya persoalan tenaga kerja lokal juga lebih ditingkatkan lagi agar warga lokal yang memiliki gelar sarjana juga bisa berkontribusi bekerja di sana.

(ncm/ega)