Kecelakaan Maut 2 Bus di Labusel: 7 Tewas, Puluhan Kritis

Ahmad Fauzi Manik - detikSumut
Senin, 20 Jun 2022 17:16 WIB
Kecelakaan bus di Labuhanbatu Selatan. 3 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.
Kondisi bus yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalinsum Labusel (Foto: Istimewa)
Labusel -

Bus PMH dan PMS terlibat kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Sejauh ini sudah tujuh orang dipastikan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut yang terjadi pada Senin dini hari itu.

"Sekitar 20-an lebih kurang bang, untuk yang luka berat. Luka ringannya lebih banyak sedikit," kata salah satu anggota tim evakuasi, Fariz kepada detikSumut, Senin (20/6/2022).


Fariz mengatakan dari 20 korban yang mengalami luka berat tersebut, hampir separuhnya berada dalam kondisi kritis. Itulah sebabnya, kata dia, banyak yang menyebut jumlah korban yang tewas mencapai belasan orang.

Setelah para korban dibawa ke rumah sakit, menurut dia, ada tujuh korban yang sudah dipastikan meninggal dunia.

"Kalo fix nya ini belum tau lo bang, berapa yang meninggal, karena masih banyak yang kritis. Yang udah pasti 7 (meninggal dunia) ya bang," ungkap Fariz.

Berdasarkan informasi dari penumpang yang didengarnya, Fariz mengatakan Bus PMH berangkat dari Jambi menuju Aceh. Sedangkan bus PMS berangkat dari Pematang Siantar menuju ke Jambi.

Baik PMH maupun PMS berada dalam kondisi sarat penumpang, ketika itu. Kantor pusat kedua bus ini sebenarnya sama-sama berada di Pematang Siantar, Sumut.

Sebelumnya salah seorang saksi mata, Maria Sihombing menceritakan kondisi korban saat dua bus itu tabrakan dalam kecepatan tinggi. Dia menyebut, kondisi mayat sopir dan kernet sangat mengenaskan.

Kondisi mereka hancur, bahkan kernet bus itu terlindas ban bus setelah terpental keluar lewat kaca depan.

"Ngeri kali. Syok rasanya melihat mayat itu," imbuhnya.

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbeny mengungkapkan, kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (20/6) dini hari.

"Waktu kejadian pukul 03.00 WIB," Kata Rusbeny kepada detikSumut, Senin pagi.



Simak Video "30 Tahun 'Terdampar' di Sumut, Kakek Ini Akhirnya Bisa Pulang ke Jatim"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)