Jambi

Jokowi Longgarkan Aturan Wajib Masker, Begini Respons Gubernur Jambi

Ferdi Almunanda - detikSumut
Rabu, 18 Mei 2022 16:56 WIB
Gubernur Jambi Al Haris
Gubernur Jambi Al Haris. (Foto: Ferdi Almunanda/detikSumut)
Jambi -

Gubernur Jambi, Al Haris merespons kebijakan Presiden Joko Widodo yang melonggarkan kewajiban menggunakan masker. Saat ini, warga sudah boleh tak menggunakan masker di area terbuka. Haris mengatakan, pihaknya mengikuti arahan presiden itu.

"Iya kita sepakat dengan kebijakan baru dari Pak Presiden. Silahkan nanti kalau di lokasi-lokasi yang sifatnya ruangan terbuka namun tidak ramai, pengunjung atau masyarakat silahkan membuka masker," kata Al Haris usai acara pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Rumdis Gubernur Jambi, Jalan Raden Pamuk, Beringin Jambi Timur Kota Jambi, Rabu (18/5/2022).

Haris juga mengingatkan, meski masyarakat sudah diperbolehkan membuka masker di ruangan terbuka, namun tetap melihat kondisi ruangan yang ada. Membuka masker di ruangan terbuka itu diperbolehkan jika tidak di ramai.


"Kalau kondisi ruangan terbuka itu dipenuhi keramaian maka segeralah memakai maskernya," ujar dia.

Bagi Haris pelonggaran pengunaan masker itu dilakukan bukan berarti masyarakat bisa semudah itu tidak menggunakan masker. Pelonggaran ini hanya berlaku jika ruangan terbuka dalam kondisi tidak ramai serta kondisi masyarakat yang sehat.

"Dengan adanya pelonggaran ini saya rasa bukan bentuk pelemahan kita untuk tidak memakai masker. Pelonggaran ini kan hanya untuk ruangan terbuka saja, kalau ruangannya sempit dan dipenuhi keramaian ya silahkan lah pakai maskernya. Apalagi jika orang itu memiliki gejala demam, batuk ya dimintai lah pakai masker meski ruangan itu terbuka," terang Haris.

Aturan membuka masker di ruangan terbuka oleh Presiden Jokowi dinilai Haris bersifat sementara agar masyarakat yang sehat sudah terbiasa membuka maskernya. Namun Haris juga mengingatkan agar masyarakat tidak semudah itu membuka maskernya karena ada aturan pula yang mesti diikuti.

"Kita berharap dengan adanya pelonggaran aturan penggunaan masker ini agar masyarakat tidak semudah itu membuka maskernya. Jadi masyarakat juga harus hati-hati juga kapan harus buka masker kapan tidaknya," ucapnya.

Haris juga menyebutkan, sejauh ini kasus COVID-19 di Jambi tercatat tinggal dua kasus yang masuk dalam kondisi penyembuhan. Dia juga yakin bahwasanya Provinsi Jambi terbebas dari kasus baru COVID-19.

"Kalau hari ini saja saya lihat angka COVID ini ada dua yang lagi masa penyembuhan. Dan saya kira kasus COVID-19 ini akan nol," ucap Haris.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruangan terbuka bagi masyarakat yang sudah divaksin COVID-19 lengkap dan bukan termasuk kelompok berisiko tinggi. Aturan tersebut diterapkan lantaran kasus COVID-19 di Indonesia yang semakin membaik.



Simak Video "Ratusan Pelaku Judi Online-Offline di Jambi Diringkus Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)